JournalNusantara.com - Media sosial merupakan sebuah aplikasi virtual yang sangat diminati masyarakat Indonesia. Selain sebagai bentuk eksistensi diri, media sosial merupakan ranah yang sangat mudah untuk mendapatkan beragam informasi.
Baca Juga: Diduga Langgar Hukum, JMPP Desak KPU Bacaleg Yang Mendapat Honor dari APBN Harus Mengundurkan Diri
Tak sedikit politisi yang menggunakan media sosial untuk mendengar pendapat rakyat terkait permasalahan yang terjadi disekitar mereka. Bahkan saat ini media sosial menjadi salahsatu alat kampanye yang cukup efektif.
"Penggunaan media sosial secara maksimal saat pemilu bisa membantu caleg dalam sosialisasi kepada masyarakat. Medsos benar-benar dapat difungsikan sebagai sarana untuk menarik simpati masyarakat secara signifikan." Kata Prapto kepada JournalNusantara.com, Rabu (17/1/2024).
Baca Juga: Bikin Haru...Seorang Ayah Kegirangan Lihat Anaknya yang Hydrosefalus dapat Berjalan
"Kemampuan tim sukses virtual memiliki peran penting dalam share link profile caleg kepada warga dumay yang ada didapil masing-masing. Kampanye virtual memiliki manfaat lebih daripada kampanye face to face karena jangkauannya lebih luas. Namun semua tergantung dari strategi caleg itu sendiri". Tambah Prapto.
"Saat ini, hampir seluruh kalangan menggunakan media sosial untuk berinteraksi secara virtual." Tegasnya.
Baca Juga: Waspadai Bahaya Laten Korupsi Bagi Kehidupan Masyarakat Indonesia
"Medsos saat ini seperti koran berjalan yang berisi segala macam informasi dari berbagai belahan daerah. Media sosial bisa menghadirkan berita yang mampu menggiring opini publik terhadap suatu masalah tertentu. Jadi wajar kalau saya dan tim memanfaatkan Medsos sebagai sarana sosialisasi." Pungkasnya.
Prapto saat ini merupakan politisi Partai Gerinda sekaligus Caleg DPRD Kabupaten Cianjur Dapil 1 (Kecamatan Karangtengah, Cilaku dan Cianjur).***