Oleh: Rinjani Alfina
Wana wisata Pokland merupakan objek wisata pertama yang dibangun di Desa Haurwangi Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur yang diresmikan oleh ADM Perhutani Cianjur yaitu Dr. Henry Purnomo dan Bupati Cianjur yaitu Dr. H. Ivan Rivano M. pada tanggal 27 Januari 2017.
Asal mula nama wisata Pokland diambil dari singkatan nama Kampung Pongpok Landak (Poklan) karena objek wisata ini bertempatkan di Kampung Pongpok Landak, maka diberilah nama wisata Pokland.
Baca Juga: Kesimpulan Diskusi Publik RBUC tentang Jeblognya IPM Puluhan Tahun
Sebelum dijadikan objek wisata Pokland, lahan tersebut merupakan hutan dan Tempat Penimbunan Kayu (TPK). Tujuan dibangunnya wisata Pokland selain sebagai sarana rekreasi dan edukasi juga sebagai upaya peningkatan Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) Kabupaten Cianjur dibidang pariwisata serta dapat menjadi peluang usaha bagi masyarakat sekitar hutan atau Kampung Pongpok
Landak.
Hal tersebut terlihat pada pihak pengelola objek wisata Pokland yang terdiri dari Perhutani dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). LMDH merupakan masyarakat Desa Haurwangi yang direkrut oleh perhutani untuk dijadikan mitra dalam mengelola objek wisata Pokland. Wana wisata Pokland ini tanahnya adalah milik perhutani, menurut pengamatan penulis saat melihat langsung sangat
terlihat perbedaan ketika wisata Pokland sebelum didirikan di Desa Haurwangi Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur, masyarakat disana bekerja sebagai petani dengan upah yang minim.
Baca Juga: Renungan Akhir Tahun Bersama Markenun
Pengahasilan yang didapat dari hasil menjadi buruh tani hanya cukup menghidupi keluarga dalam sehari-harinya saja, tidak cukup jika mereka akan membeli sesuatu yang lain yang menjadi kebutuhan sekunder di dalam
keluarga.
Namun setelah dibangunnya wana wisata Pokland ini membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar tempat wisata tanpa harus meninggalkan pekerjaan sebelumnya. Dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pembangunan wisata ini diharapkan mampu membuat perubahan positif di masyarakat guna untuk mengatasi persoalan kemiskinan, seperti menyediakan lapangan
pekerjaan serta memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat terutama kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Haurwangi Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur melalui kerja sama dengan wana wisata Pokland tersebut.
Baca Juga: Kampung Enam Rumah Balemalang : Simbol Kebersamaan di Tengah Modernisasi
Semakin berkembangnya tempat wisata Pokland dan semakin banyaknya pula wisatawan dari berbagai daerah yang datang menjadikan masyarakat disana mengambil bagian dalam pengembangan wisata tersebut yang dapat berpengaruh terhadap pengembangan kesejahteraan ekonomi masyarakat kawasan wisata.
Banyak masyarakat disana yang awalnya tidak memiliki pekerjaan namun dengan adanya dan berkembangnya wana wisata Pokland ini mereka memilih berdagang di sekitar objek wisata tersebut. Dengan adanya tempat wisata Pokland ini
mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan angka kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.***