Oleh: Retno Indah Kartika Putri
Masyarakat RW 15 Kelurahan Babakan Surabaya menghadapi kemiskinan sebagai
salah satu masalah yang tidak bisa dihindari. Permintaan bantuan kepada pihak kelurahan dilakukan oleh masyarakat sebagai upaya alternatif dalam meningkatkan kualitas kehidupannya Program pemberdayaan masyarakat dapat dilihat dari perubahan kondisi masyarakat RW 15 Kelurahan Babakan Surabaya setelah program tersebut dilaksanakan.
Baca Juga: Pantauan Libur Nataru Daerah Puncak Cianjur dan Bogor
Menurut Suhendra (2006), keberhasilan pemberdayaan ditandai dengan kemampuan
masyarakat untuk mengatasi masalah-masalah kehidupannya. Keberhasilan masyarakat RW 15 adalah peningkatan kesejahteraan ekonomi dan sosial, yang dapat dilihat dari bertambahnya penghasilan dan keterampilan masyarakat. Keberhasilan ini sesuai dengan tujuan pemberdayaan, yaitu pemberdayaan bertujuan untuk mencapai perubahan masyarakat agar mendapatkan kualitas hidup yang baik.
Baca Juga: Membangun Kearifan Lokal : Pemberdayaan Masyarakat Desa di K elurahan Ciwalen, Garut
Dari pemaparan di atas, peneliti tersebut memberikan saran bahwa masyarakat
memerlukan adanya pembuatan data seputar program budidaya ikan lele. Data tersebut berupa profil program, anggaran seputar kebutuhan program seperti
kolam ikan lele, pakan ikan lele, benih ikan lele, sehingga output dan input program akan terlihat transparan dan lebih terstruktur. Kemudian kepada kelompok masyarakat RW 15 Kelurahan Babakan Surabaya yang turut dalam kegiatan budidaya, hendaknya dapat berbagi pengetahuan dengan masyarakat setempat sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekitar.
Baca Juga: Makan Ikan Turunkan Resiko Penyakit Alzheimer
Kepada pihak Kelurahan Babakan Surabaya dan Dinas Ketahanan Pangan dan
Pertanian dapat membantu dalam mengembangkan program pemberdayaan dengan cara membuat inovasi baru dari hasil panen budidaya ikan lele, sehingga dapat menambah pendapatan kelompok dan hasil dari budidaya lebih variatif.***