Kisah seekor kucing yang hidup dijalanan, dahulu jalanan adalah rumahnya, cukup kenyang bukan karena makanan, tapi dari pukulan, tendangan, lemparan batu, ayunan kayu dan berbagai jenisnya. Beruntung dia bisa menghindar.
Baca Juga: Ini Dia Sob...Tips Mengatasi Bullying di Sekolah
Suatu ketika keberuntungan menghampirinya. Seorang yang baik memungutnya dari jalanan. Ia diberi makan dan tempat yang layak oleh seorang yang mengasihinya.
Dengan tatapan mata yang tajam pada tuan barunya, ia seolah berjanji
akan memberikan seluruh hidupnya. Menemani sang majikan yang bagaikan nyawa kedua bagi hidup sikucing.
Baca Juga: MP3C Akan Buka Angkringan Pandanwangi
Higga suatu hari...
Ketika nafas tuannya hampir habis, dia tidak memilih untuk tetap tinggal di rumah yang nyaman dengan makanan yang layak, tapi ia memilih untuk tinggal menunggui makam tuannya hingga akhir hidupnya. Sampai tubuhnya basah terguyur hujan dan mengering terbakar matahari.
Hati kecilku bertanya apakah seekor kucing lebih mengerti arti dari Komitmen pada janji daripada kita manusia yang katanya
lebih "berahklak dan beretika"?
Janji yang telah ditunaikan adalah mutiara yang sebenarnya. Janji adalah hutang dan hutang akan diminta pertanggungjawabannya.***
Editor : Abdul Qodir Majid
Sumber : Repost Bisa