Jadi, begitulah hasrat untuk memberi obat, jangan sampai yang sakit terlanjur mati. Karena terlambat datang, hanya di Jakarta yang masih bisa dimaafkan, tapi di kampung kita, telak penguburan jenazah pun masih sering menjadi persoalan. Itulah sebabnya, pesan orang bijak bahwa antara keikhlasan dan kejujuran itu tidak berjarak. Tapi keduanya tidak pula sama dengan satu mata uang yang bermuka dua.***