Penulis : Ari Wahyu Bintari
Jika Isterimu meninggal lebih dulu
Kau telusuri akun sosial media istrimu
Kau baca keluh kesah atau cerita keseharian yang ia tulis disana
Sambil membayangkan yang hari itu ia alami
Kau pikirkan status-status sindiran darinya
Tanpa bisa bertanya lagi itu ditujukan untukmu atau orang lain
Baca Juga: Tanyakan Dana Umroh Pemda Malah Dipersekusi, IKA PMII Cianjur: Jangan Ada Kata Damai
Kau buka aplikasi belanja miliknya
Melihat rentetan barang yang memenuhi keranjangnya
Berharap kau diberi kesempatan lagi untukbisa membelikan barang impiannya
Kau akan termenung sendirian
Tak ada lagi ocehan rutin dari mulutnya
Tak ada lagi makanan dengan rasa yg sama sesuai racikan tangan miliknya
Air mata jatuh dipelupuk matamu
Kau kehilangan separuh jiwamu
Kehilangan sebagian dari hidupmu
Berpikir
Andai tahu akan sesingkat ini
Mati-matian bahagiakan dirinya
Sebelum ia dijemput sang Ilahi
Jika Suamimu meninggal lebih dulu
Kau pandangi galeri foto di telepon selulermu
Mungkin tak banyak foto dirinya disana
Karena di tiap tempat dan waktu
Dialah fotografernya
Baca Juga: Jadilah Istri Yang Qana'ah
Kau lihat handuk miliknya
Takkan lagi ada yang meminta ambilkan handuk setiap kali ia mandi
Takkan lagi ada keluhmu tentang handuk basah yang tak tepat tempat
Kau pandangi wajah anak-anakmu
Ada bagian wajah ayahnya yang melekat disana
Entah itu tatapan matanya atau gelak tawanya
Terkadang kebiasaannya pun menurun pada buah hatinya
Semoga bermanfaat.***