JournalNusantara.com - Bantah merencanakan pembunuhan terhadap Brigadir J, Ferdy Sambo mengungkapkan bahwa dirinya marahnya meletup saat bertemu dengan Brigadir J.
Saat membacakan pleideoinya, dugaan kasus pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo membantah sebab merencanakan pembunuhan terhadap Brigadir J sebagaimana tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Baca Juga: Sowan ke Tokoh Ulama, LPPDSDM BKPRMI Cianjur Canangkan Program Unggulan Menuju Ramadhan
"Pada saat pembicaraan dengan Ricky Rizal maupun Richard Eliezer di Saguling sama sekali tidak ada rencana maupun niat yang saya sampaikan untuk membunuh Yosua sebagaimana dituduhkan Penuntut Umum dalam surat tuntutannya yang hanya bersandar pada keterangan terdakwah Richard Eliezer," ungkap Ferdy Sambo saat dipersidangan.
Baca Juga: RU III Puteri Indonesia Sulsel 2023 Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Bangsa
"Sepanjang perjalanan dari Rumah Saguling, pikiran saya terus berkecamuk dan semakun memuncak ketika mobil yang saya tumpangi akan melewati rumah dinas Duren Tiga 46 dan melihat Yosua berdiri di depan rumah saya semakin meletup emosi saya membayangkan apa yang dilakukan pada istri saya," lanjutannya. ( Tiara Maulia Setiawan )
Sumber: MNCNewsroom