JournalNusantara.com - Satpas Polresta Cirebon menggelar program green Service, merupakan pelayanan pembuatan SIM yang bisa membayarnya dengan sampah.
Surat Izin Mengemudi atau SIM yang harus dimiliki oleh seseorang saat mengoperasikan kendaraan bermotor di jalan raya.
Baca Juga: Ria Ricis Bawa Bidan ke Rumah untuk Memeriksa Sang Anak Moana
Untuk mendapatkan SIM ini ada beberapa prosedur yang dilalui, mulai dari ujian teori, hingga praktik. hingga menyetorkan sejumlah uang yang dibutuhkan untuk penerbitan SIM baru.
Besaranya untuk SIM A yaitu berkendaraan bermobil seharga Rp. 120.000, dan untuk SIM C yaitu berkendaraan bermotor seharga Rp. 100.000.
Baca Juga: Pemain Sepak Bola Memiliki Gaji Tinggi Karena Beberapa Hal
Namun di daerah Cirebon tak usah membayarnya dengan uang, namun ada program baru yaitu green service yang menggunakan sampah.
Bekerja sama dengan 10 titik bank sampah, bahwa mereka pun membuat SIM dengan memanfaatkan keberadaan bank sampah.
Seperti salah satu bank sampah ada di SMP Negeri 1 Talun yang sudah lebih terdahulu membuka layanan itu,saat ini bank sampah tersebut telah dipercayai oleh Satpas Polresta Cirebon.
Baca Juga: Viral! Seorang Ojol Driver Kerja Keras Agar Bisa Membeli Popok untuk Sang Ibu yang Sakit
Warga yang ingin mendapatkan SIM terdahulukan untuk mengumpulkan sampah non-organik yang mempunyai harga jual, seperti botol plastik, besi dan tembaga.
Tujuan dalam program tersebut adalah untuk mengajak masyarakat agar peduli dan sadar pada kebersihan lingkungan, menurut Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Cirebon. Kompol Galih Raditya. (Tiara Maulia Setiawan)