JournalNusantara.com - Hingga saat ini, data dari BNPB menyebutkan tercatat ada sekitar 318 korban meninggal dunia dan 50 persen diantaranya korban anak-anak.
Sekitar ribuan orang juga dilaporkan mengalami luka-luka dan tengah mendapat perawatan.
Ketua Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Moh Adib Khumadi, SpOT, mengatakan pihaknya melalui IDI Cianjur memantau distribusi tenaga kesehatan untuk membantu para korban yang mengalami penyakit.
Baca Juga: Ruben Onsu Masih Bungkam Terkait Gaji Karyawannya yang Belum Dibayarkan
"Rata-rata karena memang komplikasi dari hasil trauma yang didapatkan dari gempa," tambahnya.
Adapun penyakit yang menyerang para korban ditemukan tim medis, antara lain:
1. ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas)
2. Fraktur (patah tulang)
3. Luka robek
4. Alergi
5. Myalgia
6. Dyspepsia/gartritis
7. Asma
8. Diare
9. Diabetes
10. Broncho pneumonia.
Baca Juga: Psikososial Rumah Zakat Action di Mangunkerta Cianjur, Hadirkan Keceriaan Bagi Anak Korban Gempa
Pada korban anak-anak kebanyakan ditemukan kasus broncho pneumonia dan ISPA.
Selain dua penyakit tersebut, banyak ditemukan kasus patah tulang, kaki, cedera kepala atau anggota tubuh lainnya.*(Adinda Indah)
Sumber : Instagram/Indozone