JournalNusantara.com - Kematian satu keluarga di Perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat masih misterius.
Baru-baru ini terungkap bahwa salah seorang korban yang berada dalam rumah tersebut sering memesan jamu melalui akun Whatsapp.
Seorang tukang jamu berinisial R yang biasa berkeliling di perumahan itu, menyatakan bahwa salahsatu korban yang ada dalam rumah tersebut adalah langganannya dan biasa chat via watsapp jika ingin memesan jamu.
Baca Juga: KB Suntik 3 Bulan, Ini Dia Dampak Negatifnya untuk Kesehatan Tubuh
Dian, salahsatu korban yang biasanya datang ke tempat R berjualan namun lambat laun R diminta untuk mengantarkan ke rumah itu tiap kali Dian memesan jamu darinya, dan biasanya memesan lima bungkus dan kunyit asam manis,'' jelas R.
"Si Dian kan suka jamu. Biasanya kerupuk dua ya mbak, jamunya lima bungkus. Iya (saya antar). Security juga tahu. Nah semenjak Corona tidak pernah pesan jamu lagi sama saya," ungkapnya.
"Pokoknya semenjak Corona itu bu Dian enggak pernah pesan jamu. Mungkin karena pas Corona tidak pernah keluar-keluar lagi," jelas R.
Baca Juga: 7 Pertanda Kamu harus Pergi ke Psikolog, Segera !
Pada saat pandemi salah seorang korban pernah menghubungi R melalui pesan singkat di Whatsapp untuk meminjam uang sebesar 50 juta dan itu terkahir berkomunikasi," tambah R.
"Dia pernah WhatsApp ke saya minjam duit Rp.50 juta buat operasi. Operasi untuk apa saya enggak tahu," kata dia.
"Katanya Mba, aku boleh minta tolong dong, minjem uang Rp50 juta," tulis korban dalam pesan WhatsApp.
Baca Juga: Isa Zega Sebut Bunda Carlo Seorang Waria, Benarkah ?
"Waduh, duit segitu mana punya saya bu, saya ini tukang jamu," balas R.
"Kali kerabat mbak ada," jawab korban lagi.