nasional

Warga Tolak Proyek Harta Karun 'Geothermal' di Kaki Gunung Gede Pangrango Cianjur, Mengapa ?

Selasa, 15 November 2022 | 09:48 WIB
Bagian dari Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. (Foto : bogor.net)

JournalNusantara.com -Proyek pemanfaatan panas bumi atau geothermal yang akan dibangun di wilayah kaki gunung Gede Pangrango sangat meresahkan masyarakat yang berada di kawasan Desa Sukatani Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur.

Rencana pengerjaan yang disebut-sebut sebagai proyek 'harta karun' ini dinilai bisa menganggu kelestarian alam sekitar kaki gunung Gede Pangrango dan juga dapat menghilangkan mata pencaharian masyarakat setempat.

Tokoh pemuda Desa Sukatani Dudan saat dikonfirmasi mengatakan bahwa proyek geothermal memang dapat memberikan hal positif, dapat memenuhi energi listrik bagi jutaan warga yang berada di Pulau Bali maupun Pulau Jawa. Akan tetapi menimbulkan dampak negatif juga seperti, kekeringan, tercemarnya sumber mata air yang dapat merusak lahan-lahan warga tentunya. Berpotensi menyebabkan hilangnya mata pencaharian warga sekita kaki gunung Gede Pangrango.

"Proyek geothermal memang dapat memberikan hal positif, dapat memenuhi energi listrik bagi jutaan warga yang berada di Pulau Bali maupun Pulau Jawa. Akan tetapi menimbulkan dampak negatif juga seperti, kekeringan, tercemarnya sumber mata air yang dapat merusak lahan-lahan warga tentunya." papar Dudan.

Oleh karena itu warga menolak proyek tersebut, lantaran selain manfaat akan menimbulkan potensi negatif bagi keberlangsungan kelestarian alam sekitar dan menganggu kehidupan masyarakat.

Baca Juga: Polisi Ungkap Motif Suami Memutilasi Istri Hingga Dibakar dan Direbus, Lantaran Sakit Hati

"Banyak dampak dari proyek geothermal untuk pembangkit listrik ini. Dari referensi yang kami kaji, proyek ini berpotensi membuat wilayah di sekitar kekeringan karena sumber air yang ada digunakan untuk pembangkit. Selain itu, sumber air lainnya juga akan tercemar. Kondisi tersebut membuat lahan pertanian terancam, ditambah adanya alih fungsi nantinya. Sehingga petani akan kehilangan lahan sebagai mata pencaharian," tambah Dudan dengan nada tegas.

Baca Juga: Beberapa Fakta Menarik Kelebihan Janda, Gadis Perawan Auto Lewat

Otomatis proyek ini akan melakukan pengeboran yang dapat menyebabkan kegempaan yang sangat keras dan akan menguncang wilayah sekitar.

Informasi yang dihimpun, proyek tersebut akan menghasilkan daya listrik hingga 85 MWE (mega Watt electric) yang akan digunakan untuk memasok listrik di seluruh Jawa dan Bali.

"Ini yang juga kami khawatirkan, proses pengeboran ke dalam bagian gunung berpotensi menimbulkan gempa yang getarannya berdampak pada pemukiman warga di sekitar kawasan Gunung Gede," tambahnya lagi.

Baca Juga: Waduuuhhh..PNS PUPR Puas Meskipun Pisang Bripka HK Kecil Tapi Legit

"Oleh karena itu, kami secara tegas menolak proyek pembangunan geothermal hingga ada ahli dari pemerintah yang bisa menjelaskan secara pasti jika risiko tersebut bisa dihindari," ungkapnya.

Sementara itu Ketua RT 03/08 Desa Sukatani menjelaskan ada tiga wilayah yang kena dampak jika pengerjaan proyek geothermal ini dilaksanakan. Dimana dua diantaranya akan menjadi area inti jalur pipa.

Halaman:

Tags

Terkini

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem

Selasa, 5 Mei 2026 | 22:25 WIB

Polri dan TNI Bersinergi Sikat Mafia Migas

Selasa, 7 April 2026 | 17:45 WIB

Menghindari Kemacetan Puncak

Sabtu, 4 April 2026 | 10:40 WIB