"Ketentuan untuk pengawalan Presidensi G20 harus yang berbahan bakar non fosil, yang betul-betul kita mengarah kepada non polusi dan ramah lingkungan," ungkap Dedi dalam keterangannya.
"Yang boleh memasuki area Nusa Dua juga adalah kendaraan-kendaraan non fosil, atau kendaraan-kendaraan yang memiliki tingkat polusi yang nol," tutupnya.