Rosti membawa serta nama Tuhan dalam keluh dan kesahnya. Dalam isak yang masih kerap, ia lantas meminta Sambo segera bertobat dan memohon ampun kepada Sang Pencipta.
Di hadapan hakim dan seluruh rakyat yang menyaksikan sidang hari ini, Rosti mengaku tidak akan pernah melupakan perbuatan keji Ferdy Sambo yang tega merenggut buah hatinya.
"Mohon segera sadar, bertobatlah, Pak. Tetesan darah anakku, itu jeritan tangisan anakku mungkin ini tidak terlupakan dari hati seorang ibu yang susah payah melahirkan,
Membesarkan anakku yang sudah Bapak hancurkan. Tidak pernah mengeluh seberapa tugasnya, tidak pernah bercerita atas apa yang kurang tetap mengabari yang baik,” ucap dia.
“Buat Ferdy Sambo, segera sadar, bertobat, hidup ini tidak kekal dan abadi. Kalau Tuhan kehendaki, semua akan musnah, apa yang kita tabur akan kita tuai," ujar Rosti.