journalnusantara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melalui Juru Bicaranya, Muhammad Kholid berkeyakinan jika pasangan Anies Baswedan dan Ahmad Heryawan akan menjadi pasangan dwi tunggal yang ideal untuk masa depan negeri ini.
Anies Baswedan merupakan eks Gubernur DKI jakarta dan Ahmad Heryawan adalah eks Gubernur Jawa Barat selama dua periode. Keduanya pernah menjadi pemimpin di tingkat regional dan sukses memimpin daerahnya masing-masing.
“Aher sukses 10 tahun memimpin Jawa Barat. Anies sukses memimpin DKI Jakarta. Dwi Tunggal yang ideal untuk Indonesia masa depan,” ungkapnya, dalam keterangan yang diterima pada Minggu (30/10/2022).
Kholid pun menambahkan bahwa Kang Aher, sapaan akrab Ahmad Heryawan, dapat menjadi pilihan tepat karena ia memiliki kapasitas kepemimpinan yang baik bagi masa depan Indonesia. PKS menilai Kang Aher berpotensi untuk menang dalam kontestasi politik.
Tingkat keterpilihan Aher cukup baik, tidak hanya hasil survei, fakta politik membuktikan jika Aher di lapangan mampu memenangkan kontestasi Pilkada Jabar dua kali berturut-turut.
Selama 10 tahun memimpin Jawa Barat, beragam penghargaan dapat ia raih baik tingkat nasional maupun internasional, Aher mampu membuktikannya.
“Ini luar biasa karena Jawa Barat adalah provinsi terbesar di Indonesia, menyumbang jumlah pemilih terbesar di Pilpres,” jelasnya kepada awak media.
Hal lainnya, Kang Aher juga disebut mampu memimpin rakyat Jawa Barat untuk hidup rukun, toleran, dan harmoni.
“Dia mampu membuktikan sebagai pemimpin yang inklusif, yang mengayomi semua kelompok, lintas agama, lintas suku, lintas adat, dan lintas latar belakang,” tuturnya.
“Dengan 3 kriteria tersebut, kami memandang bahwa Ahmad Heryawan layak untuk menjadi salah satu bacawapres Anies Rasyid Baswedan,” katanya.
Sebagaimana diketahui, Ketua DPP NasDem Willy Aditya mengatakan bahwa dalam pertemuan tim kecil yang digelar di rumah Anies, PKS mengusulkan Aher dan Demokrat mengusulkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Namun Willy mengatakan bahwa belum ada keputusan yang mengikat terkait siapa nanti yang akan dipilih Anies Baswedan sebagai pasangan di Pilpres 2024.
“Belum (ada keputusan), masih ada beberapa hal ya tentang cawapres tadi kita bahas,” pungkasnya.***