nasional

Menteri Ikut Nyaleg, Bawaslu Beri Perhatian Khusus Karena Rawan Penyalahgunaan Fasilitas Jabatan

Kamis, 25 Mei 2023 | 07:22 WIB
Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja (Instagram/ @rahmatbagja)

JournalNusantara.com - Pesta demokrasi Pileg 2024 sepertinya akan panas karena ada sekitar delapan menteri yang akan ikut nyaleg. Pertarungan elit politik tersebut akan membuat persaingan di dapilnya semakin ketat. Empuknya kursi gedung senayan ternyata menjadi magnet tersendiri bagi para politisi tersebut dan sudah bukan rahasia umum, ketika mendapat satu kursi maka peluang karir politiknya akan terbuka lebar.

Baca Juga: Polres Cianjur Dampingi Nakes Melaksanakan Imunisasi Pin Polio

Bawaslu RI memastikan akan memberikan atensi khusus terhadap menteri yang maju sebagai calon anggota legislatif (caleg). Di jajaran Kabinet Indonesia Maju, tercatat ada delapan menteri yang berkontestasi di Pemilu 2024.

"Pasti ada pengawasan dari Bawaslu terhadap menteri tersebut agar tidak menggunakan fasilitas negara," kata Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja di Redtop Hotel, Jakarta, kemarin (23/5).

Baca Juga: Rekonsiliasi Negara-Negara Islam Timur Tengah, Madu atau Racun?

Delapan mentri yang akan nyaleg tersebut yaitu menteri yang nyaleg itu adalah Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah (PKB), Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar (PKB), Menteri (nonaktif) Kominfo Johnny Plate (Nasdem), Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Nasdem), serta Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly (PDIP). Lalu, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo (Perindo), Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Ferry Noor (PBB), dan Wakil Menag Zainut Tauhid (PPP).

Bagja mengakui, jajaran menteri termasuk rentan melakukan penyalahgunaan kekuasaan. Sebab, mereka tidak mengundurkan diri dari kabinet. Lantas, bagaimana strategi pengawasannya? Dia menuturkan, pihaknya akan memulai dari mengkaji program-program yang digulirkan kementerian.

Baca Juga: Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana (UNSUR) Cianjur Buka 4 Gelombang Pendaftaran, Cek Disini ...

Dari situ, lanjut dia, akan dianalisis apakah ada potensi digunakan untuk kepentingan caleg atau tidak. "Nah, ini lagi mengkaji. Nanti saat masa kampanye dimulai, pengawasan bakal dijalankan berdasar potensi pelanggaran," ungkapnya.

Sementara itu, Wapres RI KH Ma’ruf Amin menuturkan, pihaknya sudah berkali-kali menyampaikan seruan kepada para menteri dan wakil menteri yang maju dalam pileg. "Saya sudah buat seruan supaya mereka jangan abaikan tugasnya," katanya seusai membuka Asia Media Summit Ke-18 di Nusa Dua kemarin.***

Sumber : jawapos.com 

Tags

Terkini

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem

Selasa, 5 Mei 2026 | 22:25 WIB

Polri dan TNI Bersinergi Sikat Mafia Migas

Selasa, 7 April 2026 | 17:45 WIB

Menghindari Kemacetan Puncak

Sabtu, 4 April 2026 | 10:40 WIB