Journalnusantara.com, Hirosima - Presiden RI, Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan beberapa kepala negara saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Hiroshima, Jepang, pada Jumat-Ahad (19-21/05/2023).
Dari sumber media indonesiabaik yang telah dihimpun, dalam beberapa tahun terakhir, G7 mengundang wakil-wakil negara berkembang untuk hadir dan bersuara dalam KTT tersebut.
Jerman selaku negara Presidensi G7 mengundang beberapa negara untuk hadir dalam mewakili suara negara-negara berkembang
- Indonesia sebagai Presidensi G20 tahun 2022
- Afrika Selatan
- Argentina
- India
- Senegal
Baca Juga: Potret Andi Icha Hardy, Finalis Miss Mega Bintang Indonesia 2023 Asal Sulawesi Barat
Adapun isi pertemuan di antaranya:
1. Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida
- Peningkatan kemitraan dagang
- Percepatan pembangunan MRT di Indonesia
2. Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak
- Realisasi komitmen Inggris dalam beberapa proyek energi terbarukan di Indonesia
- Penegasan bahwa kebijakan diskriminatif dalam perdagangan harus dihindari
3. Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau
- Realisasi investasi pembangunan Ibu Kota Nusantara
- Percepatan pengembangan bandara hijau di Kalimantan Utara
4. Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva
- Kemitraan di bidang kehutanan
- Peningkatan kerja sama peternakan dan pengadaan daging bagi Indonesia
5. Perdana Menteri Kepulauan Cook, Mark Brown
- Ajakan untuk bersatu menghadapi isu kelautan dan perubahan iklim
- Peningkatan kerja sama dalam berbagai sektor
6. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy
- Kesiapan Indonesia menjadi jembatan perdamaian Ukraina-Rusia
- Bantuan kemanusiaan untuk Ukraina
7. Presiden Republik Korea, Yoon Suk Yeol
- Mengenai 18 proposal proyek yang diajukan Indonesia kepada Korea Selatan
- Penambahan kuota dan perluasan bidang kerja bagi pekerja Indonesia di Korea Selatan
Baca Juga: Peduli Kemanusiaan, TNI Kirim Bantuan untuk Korban Badai Siklon Tropis di Belesia
8. Presiden Prancis, Emmanuel Macron
- Investasi pada beberapa sektor strategis
- Rencana joint venture dalam bidang pertahanan dan alat utama sistem senjata (alutsista)