nasional

Mengerikan! Suami Tega Bacok Tangan dan Leher Sang Istri Hingga Tewas

Jumat, 19 Mei 2023 | 12:27 WIB
Ilustrasi pembunuhan. Tragedi di Thane: Gadis 12 Tahun Mendapat Haid Dibunuh Saudaranya Sendiri Karena Mengira Akibat Hal Ini (FREEPIK/Racool_studio)

JournalNusantara.com - Dilatarbelakangi api cemburu H tega menghabisi AM dengan membacok tangan dan leher hingga tewas secara mengenaskan.

Seperti yang dilansir JawaPos.com, H dan AM merupakan pasangan suami istri (Pasutri) yang keduanya merupakan warga Desa Piyeng Datu Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar.

Atas kejadian tersebut Kepolisian RI Resort (Polres) Aceh Besar kini tengah menyelidiki kasus pembunuhan seorang istri sahnya yang diduga dilakukan suaminya di kawasan Montasik, Kabupaten Aceh Besar.

Baca Juga: Pemberlakuan Tilang Manual Kembali di Aktifkan, Polisi Sebut Tilang Adalah Langkah Terkahir

Berdasarkan keterangan Kapolres Aceh Besar AKBP Carlie Syahputra Bustamam mengungkapkan pelaku berinisial H dan korban AM. Keduanya warga Desa Piyeng Datu Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar. Kamis (18/5).

"Korban dibunuh saat tertidur pulas. Pelaku diduga membunuh istrinya karena cemburu setelah menerima informasi korban menikah lagi," kata Carlie Syahputra.

Didampingi Kapolsek Montasik Iptu Irfan Ismail, Carlie Syahputra Bustamam mengatakan pembunuhan terjadi di rumah mereka pada Kamis (18/5) sekira pukul 03.30 WIB.

Baca Juga: Waspadalah, Pembangunan Rumah Tahan Gempa Secara Mandiri Jangan Asal-asalan !

"Saat itu, korban tidur di kamarnya. Kemudian, pelaku masuk kamar dan bertanya kepada istrinya terkait informasi korban sudah menikah lagi. Namun, korban yang juga istri pelaku tidak menjawab," kata Carlie Syahputra.

Selanjutnya, pelaku keluar kamar dan menuju dapur. Pelaku mengambil parang dan kembali ke kamar. Pelaku membacok tangan dan leher korban. Korban sempat berteriak kesakitan.

"Pelaku keluar kamar dan ke kamar mandi mengganti pakaian serta membersihkan bercak darah. Kemudian, pelaku berwudhu dan shalat," kata Carlie Syahputra menyebutkan.

Setelah shalat, kata perwira menengah Polri tersebut, datang anaknya bernama M. Kepada anaknya, pelaku mengatakan bahwa istrinya telah menipunya.

Baca Juga: Politisi Gerindra Andri Suryadinata Dukung Penuh Program Polisi RW

Mendengar perkataan tersebut, pelaku diamankan anaknya dan sejumlah tetangga. Selang tidak berapa lama, pelaku ditangkap sejumlah polisi yang datang ke lokasi.

Halaman:

Tags

Terkini