Journalnusantara.com, Cianjur - KH Ahmad Syuja'i Ciharashas atau akrab disapa Mama Ciharashas adalah putra dari pasangan KH Ghazali Singapraja dan Nyai Hj. Hafsah.
Kiai Ahmad Syuja'i kelahiran Kampung Tugu, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, pada tanggal 15 Juni 1910 sebelum Indonesia merdeka.
Di bidang pendidikan, KH Ahmad Syuja'i bersekolah di Sekolah Desa dan Vervolg School (sekolah Belanda) pada tahun 1926-1927 M.
Kemudian, beliau melanjutkan pendidikannya untuk memperdalam ilmu agama di berbagai Pondok Pesantren.
Di antaranya yaitu di Pesantren Sumursari Garut (1927-1928), Pesantren Gentur asuhan KH Mama Ajengan Ahmad Syatibi (Mama Kaler) dan Mama Ajengan KH Ahmad Kurtubi (Mama Kidul) (1929-1936).
Kemudian berguru kepada KH Raden Husen (Mama Ciajag) bin KH Ahyad Cianjur dan KH Djunaidi Tangerang. la juga berguru kepada para habib, di antaranya Habib Ali Al-Attas, (Bungur, Cikini, Jakarta), Habib Muhammad Al-Haddad, (Tegal, Jawa Tengah) dan Habib Syekh bin Salim Al-Attas (Sukabumi).
Kontribusi di NU
Salah satu cucu dari Ajengan Ciharashas yaitu H. Abdul Gani Syafii, S.H.I., M.H., mengatakan bahwa banyak dukungan dari para ulama dan habaib agar Mama Ciharashas menjadi Pengurus Nahdlatul Ulama (NU).
"Di antara Habaib yang mendukung Mama Ciharashas untuk aktif di NU antara lain Habib Muhammad Al-Haddad, Tegal, Jawa Tengah, Habib Syekh bin Salim Al-Attas, Sukabumi, dan Al-Habib Utsman Al-Idrus, Bandung," ucapnya, Sabtu (27/07/2024).
Dikatakannya, ketika Habib Utsman Al-Idrus menjabat sebagai Rais Syuriyah PWNU Provinsi Jawa Barat, dengan pendirian yang teguh, dilandasi ilmu agama yang kuat dan mendalam, serta desakan para Masyayikh, maka dengan keputusan bulat, Mama Ciharashas menjadi Pengurus PCNU Kabupaten Cianjur.
"Kemudian Mama Ciharashas diangkat sebagai Wakil Rais Syuriyah PWNU Provinsi Jawa Barat, hingga akhir hayatnya pada 20 Dzulqadah 1403 H atau 28 Agustus 1983 M," ujarnya.
Sampai sekarang banyak santri-santrinya yang aktif di NU, bahkan menjadi Rais Syuriyah PCNU di Priangan:
1. KH Mahmud Mudrikah Hanafi (PP Siqoyatur Rohmah, Selajambu Sukabumi)
2. KH Zezen Zainal Abidin (PP Az-Zainiyah, Nagrog Sukabumi)
3. KH Abdullah Mukhtar (PP An-Nidzom Panjalu Sukabumi)
4. KH Tajuddin Syubki, (Pesantren Khozanaturrohmah)
5. KH Ahmad Syahid (PP. Al Falah Bandung)
6. KH Muhammad Toha (Matlabus Saadah Tasikmalaya)
7. KH Jalaluddin Mahalli (PP. Istiqlal Cicantu Cianjur)
8. KH Endin Fakhruddin (PP. Al Masthuriyah Sukabumi)
9. KH Ma'shoem Ghoffar (Pendiri Ponpes Al Ittihaad Cianjur)
10. KH Abdul Qadir Rozi (PP Al-Barkah Cianjur)
11. KH Abdul Aziz Hidayatullah (PP As-Syujai Ciharashas Cianjur)