JournalNusantara.com- Menjadi orang kaya dan menjadi pribadi yang tajir melintir merupakan impian semua orang. Dengan memiliki dan menguasai sumber-sumber kapital, manusia akan sangat leluasa melakukan apap pun yang diinginkannya. Elon MUsk adalah salahsatu orang terkaya tersebut.
Elon Musk atau lebih sering dikenal dengan bos produsen mobil listrik tesla adalah salah satu orang terkaya di dunia. Menurut laporan daftar orang terkaya dunia pada 2022 versi Forbes, Elon Musk memiliki total kekayaan hampir USD 219 miliar atau sekitar Rp 3.145,72 triliun (kurs 14.364 per dolar AS).
Elon Musk menjadi terkenal dengan mendirikan beberapa perusahaan teknologi paling inovatif di dunia saat ini, termasuk pembuat kendaraan listrik Tesla dan perusahaan eksplorasi ruang angkasa SpaceX. Saat ini, Musk menduduki peringkat orang terkaya di dunia, menurut Bloomberg, sebagian besar berkat sekitar 13 persen sahamnya di Tesla, yang bernilai sekitar $74 miliar pada Februari 2024.
Musk menghasilkan uang dengan cara yang berbeda dari kebanyakan miliarder terkenal saat ini. Alih-alih satu ide luar biasa, dia punya beberapa ide bagus. Dan alih-alih melakukan banyak investasi yang cerdas dan aman, dia hanya melakukan beberapa investasi yang sangat berisiko.
Berikut ini adalah beberapa sumber kekayaan yang menjadikan Elon Musk menjadi orang terkaya di dunia.
1. Starlink
Merupakan konstelasi satelit internet yang dioperasikan oleh SpaceX untuk menyediakan sistem komunikasi internet berbasis satelit ke berbagai wilayah yang ada di Bumi.
Starlink beroperasi di orbit rendah bumi atau yang dikenal sebagai Low Earth Orbit. Low Earth Orbit ini biasa digunakan untuk orang-orang di pedesaan atau daerah yang tidak memiliki akses internet karena tidak adanya fiber optik.
Starlink bertujuan untuk menjual akses internet kepada orang-orang yang khususnya berada di pedesaan yang belum memiliki akses ke broadband kecepatan tinggi yakni 50 hingga 150 megabit per detik.
Saat ini, banyak pelanggan perusahaan yang membayar sekitar US$ 110 per bulan untuk mengakses satelit. Adam Jonas dari Morgan Stanley menilai perusahaan itu sekitar USD 40 miliar, tetapi dalam beberapa tahun ke depan, diperkirakan bisa meroket hingga USD 100 miliar.
2. Perusahaan Tesla
Didirikan pada tahun 2003, Tesla telah menjadi pemimpin dalam manufaktur kendaraan listrik. Musk bergabung dengan Tesla sebagai investor pada tahun 2004 dan menjadi ketua dewan direksi, dan akhirnya menjadi CEO pada tahun 2008.
Tesla meluncurkan mobil pertamanya pada tahun 2008, dan Model S-nya, yang diluncurkan pada tahun 2012, dinobatkan sebagai mobil terbaik secara keseluruhan oleh Consumer Reports.