JournalNusantara.com - Program makan siang gratis yang digadang-gadang oleh pasangan Pilpres Prabowo-Gibran difokuskan untuk anak usia produktif belajar. Hal ini seperti yang diposting oleh akun @xquitavee melalui tayang video yang berdurasi 57 deti dan diunggah pada 24 April melalui linimasa Twitter, dengan narasi "PROGRAM MAKAN SIANG GRATIS Yg banyak di olok2 oleh kaum gagal paham ternyata banyak manfaat yg di rasakan oleh anak2 sekolah di daerah2 tertinggal Ini program utk mencegah stunting dan mempersiapkan generasi emas Jadi hanya utk anak sekolah bukan bwt org tua bangka". cuitnya tegas.
Postingan inipun tak ayal emngundang beragam komentar, diantaranya cuitan akun milik Constantinopel dengan namu akun @Constantin1800: "Program makan gratis, pendidikan gratis dan kesehatan gratis itu seharusnya bukan program kampanye calon pilpres arau sebagainya, sangat bodoh orang yg masih menganggap itu adalah program perlombaan kontestasi jd pemimpin.. susah memang kalau literasi minim." tulisnya. Kemudian komentar akun @Cuphu_Manik: "Mencegah stunting itu dimulai saat ibu hamil atau bayi masih dalam kandungan bukan bayi yang sudah lahir apalagi udah jadi anak anak itu namanya mencegah gizi buruk,bisa bedakan ga sih..." celotehnya.
Lantas ada juga yang berkomentar dengan nada sinis, seperti komentar akun @jeketeknisi: "Apaan, mau bilangnya makan gratis kek, sekolah gratis kek, internet gratis kek, itu kan memang hak rakyat. Rakyat menjaga SDA dan bayar pajak, ingat BAYAR PAJAK. jadi itu semua memang HAK RAKYAT!" celetuknya. Lanjut dengan cuitan akun @GabrielleNass01: "Lhooo, itu saudara2 di Papua masih dipaksa dgn nasi?? kenapa tidak menggunakan bahan makanan sesuai kearifan lokal saja lumayan bisa membantu ukm/umkm lokal khas papua." tukasnya pula.
Komentar senada juga dikemukakan oleh mosi tidak percaya melalui akunnya @Hendrif77329296: "Trus bagaimana dengan mereka yg tidak sekolah karena faktor ekonomi sampai harus putus sekolah... Masuk negri sekolah gratis banyak persyaratan.. Minim fasilitas dibanding SDM . Masuk swasta biaya mahal Haruskah mereka joget aja?." sindirnya. Berikutnya akun @jelajahinet: "Bukan mau ngolok2 sih. Aku ttp dkung aja klo mmg bnr ada program mkan siang gratis, trutama buat yg di pelosok. Dl kk iparku pingsan di sekolah krn sking susahny makan. Tp klo bicara mncegah stunting, udh dari ibu mngandung tuh startnya, smpe anakny lahir, 3000 hri prtama." pungkas komentar akun tersebut. ***
Sumber: Twitter