JOURNALNUSANTARA.COM - Seseorang mengalami tersedak, biasanya saat sepotong makanan, benda, atau cairan menyumbat tenggorokan.
Hampir semua orang pernah mengalami tersedak, orang dewasa akan tersedak ketika menghirup asap, atau makan minum terlalu cepat. Sedangkan anak-anak sering kali mengalaminya karena kemasukan benda asing.
umumnya tersedak tidak membahayakan, dan hanya berlangsung sementara. Akan tetapi, kondisi ini juga berpotensi memicu kompilasi yang mengancam jiwa.
Anak yang tersedak bisa batuk terus hingga mereka mengeluarkan makanan atau cairan dari tenggorokan atau saluran napas mereka.
Baca Juga: BYD Indonesia siap Produksi Kendaraan Listrik
Dalam beberapa kasus, benda, makanan, atau cairan tersangkut di tenggorokan dan memutus pasokan udara.
Seseorang yang tersedak mungkin menunjukkan ketidakmampuan untuk berbicara, batuk, bersuara, bernapas, memiliki warna kebiruan pada bibir, kulit, atau kuku akibat kekurangan oksigen.
Apa Penyebab Tersedak?
Anak-anak biasanya tersedak karena memasukkan benda ke mulut mereka.
Mereka biasanya melakukan hal ini karena rasa ingin tahu. Namun, mereka juga bisa tersedak saat makan terlalu cepat atau saat berbicara sambil makan.
Baca Juga: Hadirkan Solusi Hunian Terjangkau : BTN Rangkul Mahasiswa dan Wirausaha Muda
Benda-benda umum yang membuat anak-anak tersedak adalah: popcorn, permen, penghapus pensil, wortel, hot dog, permen karet, kacang tanah, tomat ceri, anggur utuh, potongan buah yang besar, potongan sayuran yang besar.
Anak yang tersedak bisa batuk terus hingga mereka mengeluarkan makanan atau cairan dari tenggorokan atau saluran napas mereka.
Dalam beberapa kasus, benda, makanan, atau cairan tersangkut di tenggorokan dan memutus pasokan udara.