ada satu pengadilan
yang tak pernah berhenti
siapa pun pasti merasakan
pengadilan yang satu ini
yang tersembunyi di dalam dada
akan muncul tanpa diminta
semua akan terbuka
dengan bahasa yang sederana
sehingga apa pun yang dipikirkan
tak selamanya tersimpan di kalbu
akan berbisik pada setiap tindakan
mengikuti bayang-bayang waktu
apa pun yang diniatkan
tak selamanya tersimpan di dada
tak mungkin dapat disembunyikan
untuk mencapai tujuan yang ada
apa pun yang dilakukan
tak selamanya dapat dirahasikan
karena waktu yang terus berjalan
akan bercerita di hari kemudian
begitulah pengadilan hati Nurani
pada masing-masing pribadi
pengadilan yang paling jujur
dan tak mungkin bisa diatur
Jakarta, 15 Maret 2026
Salam sehat,
M. Sinal