(In memoriam Alfred Nobel)
Waktu menawarkan dua kemungkinan:
meninggalkan luka atau sebuah keteladanan
Memilih satu di antara keduanya
adalah kebebasan bagi setiap manusia
Di sebuah sudut Stockholm yang sunyi
lahirlah seorang anak laki-laki
pada musim gugur
putra dari seorang insinyur
yang kelak mengguncang dunia
Alfred Nobel, namanya
Apa yang membuat hidup manusia bermakna?
Nobel menjawab dengan kalimat sederhana:
bukan kekayaan, bukan pujian,
bukan pula nama besar,
melainkan menata ulang arah hidup dengan benar
ketika menyadari bahwa langkah kaki
telah menyimpang dari hati nurani
Adapun warisan terbesar
bukanlah apa yang kita temukan
tetapi keputusan yang benar
membawa manfaat bagi kehidupan
karena hidup bukan sekadar rangkaian peristiwa
tetapi dialog antara kekuatan dan kebijaksanaan
antara niat yang bergemuruh dalam dada
dan tindakan yang seharusnya kita lakukan
Alfred Nobel wafat dalam kesunyian
tetapi kesadarannya mengilhami setiap ilmuwan
yang mampu menyingkap misteri alam ini
dan menyalakan perdamaian dalam hidup ini
Dari kearifan itulah kita belajar
percikan gagasan dan renungan yang mendalam
Bahwa bila ilmu digunakan dengan benar
akan menjadi cahaya yang tidak pernah padam
Malang, 11 Desember 2025
Salam sehat,
M. Sinal