Yang kau anggap kecil hari ini
Bisa menjadi tinggi esok hari
Sebab waktu menyulam janji
Dengan benang yang tak kaupahami
Jangan terlalu tegak saat berdiri
Belajarlah pada tanah yang terinjak kaki
Angin yang memujimu hari ini
Esok hari, mungkin tak menghiraukan lagi
Gemuruhmu akan mengecil
Langitmu akan kehilangan warna
Bukan sesuatu yang mustahil
Hanya menunggu giliran tiba
Lalu menjadi pelupa yang lembut
Bahwa dulunya suka menyikut
Ketika semuanya lenyap di tangan
Baru terasa indahnya kerendahatian
Tersisalah mereka yang tulus
Meski tak menemani terus menerus
Sementara yang lain harap maklum
Ketika menjauh sambil tersenyum
Semua itu adalah cermin
Bahwa siapa pun harus yakin
Setinggi apa pun kedudukan
Sebanyak apa pun kekayaan
Tak lebih dari sepotong roti
Hanya sesaat yang bisa dinikmati
Malang, 6 Mei 2025
Salam Sehat,
M. Sinal