Baru-Baru Ini Aksi Pendaki Cantik Dwi Nathan, Mendaki Sambil Mungut Sampah di Gunung Bersama Teman-Teman

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Senin, 22 Mei 2023 | 23:35 WIB
Baru-Baru Ini Aksi Pendaki Cantik Dwi Nathan, Mendaki Sambil Mungut Sampah di Gunung Bersama Teman-Teman
Baru-Baru Ini Aksi Pendaki Cantik Dwi Nathan, Mendaki Sambil Mungut Sampah di Gunung Bersama Teman-Teman

Journalnusantara.com - Perjalanan Dwi Nathan kali ini yaitu mendaki Gunung Andong yang letaknya berada di antara Desa Ngablak dan Desa Tlogorejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah.

"Saya naik Gunung Andong tidak sendirian, tapi ditemani oleh teman satu grup, yaitu Jho, Dede, Nadin, dan Sonny," kata Dwi kepada wartawan melalui pesan singkat, Senin (22/05/2023).

Menurut pemilik akun Instagram @dwinathan9 bahwa Gunung Andong yang memiliki ketinggian 1.726 mdpl ini merupakan gunung yang memiliki jalur cenderung landai via dusun sawit.

"Waktu tempuh tidak terlalu lama, hanya 1,5 jam dan aman bagi pendaki pemula. Tak heran jika gunung ini cocok bagi mereka yang baru belajar atau mengawali hobi naik gunung," ucapnya menerangkan.

Baca Juga: Situs Megalitikum Gunung Padang Cianjur, Salah Satu Keajaiban Tersembunyi di Dunia

Namun, Dwi merasa sedih hati, melihat sampah yang menumpuk di puncak maupun di jalur pendakian. "Padahal alam sudah memberikan kita pemandangan yang sangat indah dan dapat kita nikmati kenapa kita tidak menjaganya?" tuturnya.

Lulusan Sarjana Ekonomi ini bercerita, kebetulan ia dan teman-teman selalu membawa trash back setiap naik gunung dan langsung tergerak hati mulai memungut sedikit demi sedikit sampah yang ditemukan.

"Bagi saya siapapun yang naik gunung tentunya harus ikut menjaga lingkungan. Jangan hanya membawa pulang foto-foto keren, tapi malah meninggalkan sampah di gunung," terangnya.

Ia mengatakan, kalau dibiarkan maka akan semakin parah. Jadi pas naik gunung, ada inisiatif mengumpulkan sampah untuk dibawa turun bersama teman-teman satu grup.

"Ini dilakukan dengan membawa beberapa kantong sampah berupa sampah plastik dan sisa makanan yang berhasil kami kumpulkan dan membawanya turun," bebernya.

Ia menegaskan, naik gunung bukan tentang kesombongan, tapi tentang arti sebuah proses yang tidak mudah untuk bisa mencapai puncaknya.

Baca Juga: Dwi Nathan, Model Cantik Asal Indonesia Berdarah India Taklukkan 30 Gunung

"Keluarlah temui alam semesta yang luas, kau akan bertemu kedamaian. Keindahan alam lebih dari cukup untuk menyejukkan hatimu yang bersedih dan menyembuhkan hatimu yang terluka,” tandasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mutiara Pagi: Merawat Hati (Bagian 2253)

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:27 WIB

Mutiara Pagi: Adab (Bagian 2252)

Jumat, 26 Juni 2026 | 07:15 WIB

Mutiara Pagi: Merawat Pagi (Bagian 2251)

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:26 WIB

Mutiara Pagi: Seorang Pejuang (Bagian 2249)

Selasa, 23 Juni 2026 | 08:16 WIB

Mutiara Pagi: Jurang Pemisah (Bagian 2246)

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:10 WIB

Mutiara Pagi: Pemimpin Plastik (Bagian 2244)

Kamis, 18 Juni 2026 | 09:54 WIB

Mutiara Pagi: Di Tengah Kesibukan (Bagian 2243)

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:56 WIB

Mutiara Pagi: Hijrah (Bagian 2242)

Selasa, 16 Juni 2026 | 06:59 WIB

Mutiara Pagi: Menjaga Arah (Bagian 2241)

Senin, 15 Juni 2026 | 14:44 WIB

Mutiara Pagi: Membaca Realita (Bagian 2240)

Minggu, 14 Juni 2026 | 08:33 WIB

Mutiara Pagi: Belajar dari Semesta (Bagian 2239)

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:42 WIB

Mutiara Pagi: Persimpangan Waktu (Bagian 2238)

Jumat, 12 Juni 2026 | 07:01 WIB

Mutiara Pagi: Debu (Bagian 2236)

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:50 WIB
X