JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Anak-anak tampak sumringah dan bahagia saat memadati lokasi pelaksanaan agenda sosial kemanusiaan di wilayah Cianjur, Provinsi Jawa Barat.
Menandai momentum sakral hari Asyura yang jatuh pada 10 Muharram, Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Pengurus Cabang Cianjur bersama dengan Bidang Keagamaan menginisiasi sebuah gerakan kepedulian yang diberi tajuk Berbagi Kasih.
Dalam kegiatan yang berlangsung penuh khidmat tersebut, organisasi kemahasiswaan ini membagikan sebanyak 50 paket sembako yang diserahkan secara langsung kepada anak-anak yatim piatu serta kalangan lanjut usia atau jompo yang berada di sekitar kawasan Gedung PCNU.
Jalannya acara yang dimulai sejak pagi hari itu diliputi suasana haru yang mendalam dari para hadirin.
Sebelum paket logistik kebutuhan pokok sehari-hari tersebut didistribusikan, seluruh kader dan penerima manfaat terlebih dahulu melantunkan selawat serta doa bersama demi keberkahan acara.
Ketua KOPRI Cabang PMII Cianjur, Tela Mutia, mengungkapkan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian nyata kader perempuan terhadap kondisi sosial masyarakat sekitar, sekaligus memuliakan bulan Muharram yang dikenal sebagai bulannya anak yatim.
Rasa syukur ia sampaikan karena target utama mereka, yakni anak-anak yatim dan orang tua jompo yang membutuhkan uluran tangan, dapat tersenyum sekaligus teringankan bebannya melalui kehadiran KOPRI.
Pandangan senada turut diutarakan oleh Ketua Bidang Keagamaan, Siti Nurjamilah, yang memandang bahwa agenda kali ini menjadi media refleksi penting dalam mengasah sensitivitas sosial para kader.
Dirinya menegaskan bahwa peringatan 10 Muharram tidak boleh terjebak dalam batas seremonial belaka, melainkan harus diwujudkan sebagai panggilan nurani untuk memperkokoh solidaritas kemanusiaan atau hubungan antarsesama manusia.
Gerakan kecil ini diharapkan mampu memantik kepedulian yang lebih luas di ruang publik, terlebih melihat respons emosional para lansia yang meneteskan air mata haru saat disalami dengan takzim oleh para kader.
Agenda kemanusiaan ini kemudian dipungkasi dengan pembacaan doa bersama demi keselamatan organisasi dan kemaslahatan masyarakat luas.
Artikel Terkait
Lindungi Nasib Petani, Ketua Tani Merdeka Cianjur Desak Pemerintah Jamin Keberlanjutan Program MBG
Sinergi Disbudpar Cianjur dan Toko Nuhun Dorong Kemajuan Seni, Budaya dan Pariwisata
Manipulasi Data Penerima Terbongkar, Bulog Cianjur Pastikan 2,7 Ton Beras Bantuan yang Nyaris Dijual Kembali Aman
Kisah Unik di Balik Pelatihan Cukur RMI NU Cianjur: Dari Modal Lamaran hingga Takut Pulang ke Pesantren
Mutiara Pagi: Merawat Pagi (Bagian 2251)
Transformasi Calon Guru, Mahasiswa PGMI Unisla Pamerkan Puluhan Karya Inovatif Berbasis Potensi Lokal
DPRD dan Dinkes Cianjur Perkuat Sistem Rujukan Kesehatan
Gelar Tasyakuran, SDN Panembong 1 Cianjur Lepas Puluhan Lulusan dan Tampilkan Bakat Siswa
Mutiara Pagi: Adab (Bagian 2252)
Gandeng Sejumlah RW, DKM Al Muhajirin Pepabri Gunteng Cianjur Gelar Santunan Anak Yatim pada 10 Muharram