(Refleksi dari kearifan Cak Nun)
Antara rumah, kerja, dan cinta
semua bisa berubah rasa
dari gelap menuju cahaya
dari neraka menjadi surga
ruang yang menjadi kegelisahan
akan mendatangkan kedamaian
langkah pun takkan terasa sulit
saat hidup digandeng langit
namun drama yang berulang
jarang mampu berhati lapang
sebanyak apa pun nikmat Tuhan
tidak pernah berkecukupan
rumah tempat menemukan kehangatan
hanya dipenuhi oleh ketegangan
berubah menjadi sarang stres
yang ada saling bantah dan protes
kerja sebagai sarana aktualisasi diri
yang seharusnya memberi manfaat
ketika tidak dijalani sepenuh hati
menjadi beban yang teramat berat
cinta tempat untuk berbagi
tidak dirawat sepenuh hati
sehingga sering terabaikan
berubah menjadi drama mingguan
di tengah kemungkinan gelap itu
Cak Nun menyalakan kata penyejuk kalbu:
"kalau hidup kita digandeng Sang Pencipta
semua akan berubah rasa
yang sulit maupun susah
akan berubah menjadi mudah
dengan mengubah pola pikir
terhadap sejumlah realitas
melalui usaha dan dzikir
serta melakukannya dengan ikhlas
Malang, 10 April 2026
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Sepuluh yang Sempurna (Bagian 2173)
Neng Eem: Ajak Semua Pihak Perkuat Idiologi Bangsa
Menengok MHFarm24 Jelang Idul Adha, Sapi Premium dengan Layanan Serba Gratis
BEM PTNU Cianjur Tuntut Keadilan atas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Strategi Efektif Menciptakan Hunian yang Sejuk dan Terang Alami
Mutiara Pagi: Dunia Hanya Tiga Hari (Bagian 2174)
Pertanian dan Perkebunan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Cianjur
MGMP Sejarah Cianjur Perkuat Peran Guru dalam Pengembangan Pariwisata dan Budaya Lokal
Mencintai Negara Bentuk Keimanan
Langkah Spiritual dan Fisik Menuju Baitullah