Setiap detik adalah hadiah
Memberi sesuatu yang terindah
Selalu hadir tanpa diminta
Laksana air di dalam telaga
Setiap detik adalah jemari lembut
Menghapus dahi yang mengerut
Mengguratkan harapan hati yang penat
Memberi ruang penuh manfaat
Ia hadir besama pagi
Di celah cahaya yang menyinari
Meski tak sama setiap hari
Tak pernah bosan selalu memberi
Dalam keraguan hati berbisik
Apakah semua ini yang terbaik
Untuk menyulam luka
Menjadikan pelajaran yang berharga
Waktu tersenyum dalam diam
Membiarkan kita mencari jawaban
Agar dapat merenung lebih dalam
Segala nikmat yang sering dilupakan
Samudera nikmat yang luar biasa
Tapi hanya riaknya yang selalu dirasa
Yang Tuhan berikan tanpa syarat
Namun digunakan tanpa ada manfaat
Setiap detik ada hadiah
Pelipur hati yang sedang gelisah
Apabila setiap tarikan napas
Disyukurinya dengan penuh ikhlas
Malang, 3 Desember 2024
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Jangan Menangis Airin
Momentum Transformasi ASN Menuju Pelayanan Frofesional dan Berkeadilan
Aksara Daerah di Indonesia
Post Power Syndrom, Jokowi Permalukan Diri Sendiri 'Ngatur' Calon Kepala Daerah
Pentingnya Kolaborasi dalam Menghadapi Disrupsi Teknologi dan Perubahan Iklim
Suku Sunda, Ciri Khas dan Budaya
Polsek Pasirwangi Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Rumah Tahfidz
Mutiara Pagi: Hanya Bisa Belajar (Bagian 1698)
Komunitas Muslim Menyikapi Ragam Budaya dan Tradisi di Amerika
Pasca Pilkada 2024, Kapolres Majalengka Sampaikan Pesan Ini