Nabi ﷺ bersabda,
مَا أُعْطِيَ أَحَدٌ عَطَاءً خَيْرًا وَأَوْسَعَ مِنْ الصَّبْرِ
“Tidaklah seseorang diberikan suatu pemberian yang lebih baik dan lebih besar daripada kesabaran.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Beberapa Pelajaran yang Terdapat dalam Hadits:
1⃣ Sabar adalah anugerah berharga yang diberikan kepada seseorang. Nabi ﷺ juga bersabda,
وَالصَّبْرُ ضِيَاءٌ
“Sabar adalah cahaya.”
2⃣ Sabar itu cahaya bagi pelakunya. Jika hidup seseorang diterangi oleh cahaya, maka ia akan mampu melewati jalan dan terhindar dari gangguan jalan karena ada cahaya yang menerangi. Dengan cahaya itu juga seseorang akan lebih mudah mencapai tujuannya, hingga orang-orang yang sabar berjumpa dengan Allah ﷻ di hari kiamat.
3⃣ Sesungguhnya kebutuhan umat Islam akan kesabaran adalah kebutuhan yang sangat mendesak, karena sabar sangat dibutuhkan dalam setiap situasi dan kondisi. Seseorang tidak akan mampu menunaikan satu amalan taat apapun kecuali dengan tabiat sabar. Demikian juga seseorang tidak akan mampu menjaga dirinya dari hal-hal yang diharamkan kecuali dengan adanya kesabaran. Dan seseorang tidak akan mampu bertahan melewati derita dan kesulitan musibah kecuali dengan sikap sabar. Oleh karena itu, para ulama mengatakan bahwa sabar itu ada tiga jenis: (1) sabar dalam ketaatan, (2) sabar dalam menahan diri dari kemaksiatan, dan (3) sabar atas takdir Allah yang menyedihkan.
4⃣ Seseorang yang tidak memiliki kesabaran, bagaimana bisa ia menjaga shalatnya, menjaga puasanya, dan menunaikan ketaatan secara sempurna? Orang yang tidak memiliki kesabaran juga tidak akan mampu menjauhi perbuatan dosa dan ia juga tidak akan mampu menahan derita musibah dunia. Oleh karena itu, kita benar-benar sangat membutuhkan kesabaran dalam kehidupan kita.
5⃣ Kesabaran adalah akhlak yang agung dan penguat jiwa yang memperbagus keadaan seorang hamba. Dengan kesabaran seorang hamba mampu bertahan dalam menghadapi musibah. Kesabaran menguatkan jiwa dari putus asa dan kesedihan, menahan lisan dari amarah dan kebencian, mencegah tangan dari ratapan dengan memukul pipi dan merobek saku. Inilah peranan sabar dalam menghadapi takdir Allah ﷻ.
Tema Hadits yang Berkaitan dengan Al-Qur'an
Allah Ta’ala berfirman,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Kemesraan Ini (Bagian 1686)
Mutiara Pagi: Perjalanan Panjang (Bagian 1687)
Korps Protokol Pramuka STAI Al-Azhary Jadi Pilar Kesuksesan Wisuda ke-29
Vina dan Vani: Si Kembar Anggun Protokoler yang Jadi Sorotan Wisuda Ke-29 STAI Al-Azhary Cianjur
Why I Support Zohran Mamdani to Be the Next Mayor of New York City
Cetak Instruktur Pemberdaya, Kader GP Ansor Karangtengah Ikuti Pelatihan Agro
Aku Adalah Titik Terkecil di Alam Semesta
Kembali Gelar Kegiatan Pengabdian Masyarakat, Education Nusantara Indonesia Kini Jelajahi Negeri Wandan
Prabowo dan Jokowi Turun Gunung Pilkada Jawa Tengah, Ada Apa?
Mutiara Pagi: Seperti Buku (Bagian 1688)