7 Faktor Resiko Penyakit Asam Urat

photo author
Abdul Qodir Majid, Journal Nusantara
- Selasa, 9 Januari 2024 | 16:01 WIB
 Asam Urat (Gambar oleh Angelo Esslinger dari Pixabay)
Asam Urat (Gambar oleh Angelo Esslinger dari Pixabay)

JournalNusantara.com - Penyakit asam urat merupakan kondisi yang dapat menyebabkan gejala nyeri yang tak tertahankan, pembengkakan, serta adanya rasa panas di area persendian.

Semua sendi di tubuh berisiko terkena asam urat, tetapi sendi yang paling sering terserang adalah jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki.

Baca Juga: Mulai Jalani Hidup Dengan Menjaga Pola Tidur

Dilansir hallodoc.com dikutip Selasa (1/9/2024), terdapat beberapa faktor yang dapat memicu peningkatan kadar asam urat dalam darah seseorang, antara lain :

1. Pola Makan

Mengonsusmi daging merah dan kerang secara berlebihan, terutama sumber makanan yang mengandung banyak purin, dapat memicu penyakit asam urat. Selain itu, minum minuman manis dengan fruktosa juga dapat meningkatkan kadar asam urat, termasuk alkohol.

Baca Juga: Menuju Indonesia Emas 2045, RMPG Optimis Prabowo - Gibran Menangkan Pilpres

2. Berat badan berlebih 

Jika kamu memiliki kelebihan berat badan, maka tubuh memproduksi lebih banyak asam urat. Sementara itu, ginjal menjadi lebih sulit menghilangkan asam urat dari tubuh.

3. Riwayat medis

Penyakit dan kondisi medis tertentu dapat meningkatkan risiko asam urat. Seperti, tekanan darah tinggi yang tidak diobati, diabetes, obesitas, sindrom metabolik, dan penyakit jantung dan ginjal.

4. Mengonsumsi obat-obatan tertentu

Mengonsumsi beberapa obat-obata tertentu juga dapat meningkatkan kadar asam urat. Contohnya, beberapa obat yang digunakan untuk mengontrol hipertensi dan obat yang diresepkan untuk orang yang menjalani transplantasi organ.

5. Riwayat Keluarga

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abdul Qodir Majid

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mutiara Pagi: Ikhtiar (Bagian 2230)

Kamis, 4 Juni 2026 | 06:52 WIB

Mutiara Pagi: Ucapan (Bagian 2229)

Rabu, 3 Juni 2026 | 07:00 WIB

Mutiara Pagi: Diam atau Bersuara (Bagian 2228)

Selasa, 2 Juni 2026 | 07:02 WIB

Mutiara Pagi: Ruang Perjumpaan (Bagian 2227)

Senin, 1 Juni 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan ( Bagian 2226)

Minggu, 31 Mei 2026 | 08:11 WIB

Mutiara Pagi: Logika (Bagian 2225)

Sabtu, 30 Mei 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Simfoni Kerinduan (Bagian 2224)

Jumat, 29 Mei 2026 | 06:30 WIB

Mutiara Pagi: Manusia Paripurna (Bagian 2223)

Kamis, 28 Mei 2026 | 07:17 WIB

Mutiara Pagi: Delapan Benda Langit (Bagian 2221)

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:56 WIB

Mutiara Pagi: Musik dan Kehidupan (Bagian 2220)

Senin, 25 Mei 2026 | 07:45 WIB

Mutiara Pagi: Tangan Langit (Bagian 2219)

Minggu, 24 Mei 2026 | 08:20 WIB

Mutiara Pagi: Istiqomah Terberat (Bagian 2218)

Sabtu, 23 Mei 2026 | 07:09 WIB

Mutiara Pagi: Menulis Kisah (Bagian 2216)

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:43 WIB

Mutiara Pagi: Siklus Kehidupan ( Bagian 2215)

Rabu, 20 Mei 2026 | 07:00 WIB

Mutiara Pagi: Kata-kata Manusia (Bagian 2214)

Selasa, 19 Mei 2026 | 06:45 WIB

Mutiara Pagi: Kesibukan (Bagian 2212)

Minggu, 17 Mei 2026 | 08:32 WIB
X