Dicky Wangsa Berharap Dialog Menjadi Strategi Pembangunan Cianjur Kedepan

photo author
Abdul Qodir Majid, Journal Nusantara
- Minggu, 7 Januari 2024 | 11:28 WIB
Dicky Wangsa Caleg DPRD Cianjur Dapil 1 dari PKS  (Abdul Qodir Majid)
Dicky Wangsa Caleg DPRD Cianjur Dapil 1 dari PKS (Abdul Qodir Majid)

JournalNusantara.com - Politisi Partai Keadilan Sejahtera, Dicky Wangsa berharap Hari Dialog Nasional yang jatuh pada tanggal 5 Januari bisa menjadi semangat perubahan dalam pembangunan berbasis aspirasi. 

Hari Dialog Nasional yang digelar setiap tahunnya bukan hanya sekedar acara seremonial, namun ini adalah kesempatan untuk terhubung dan terinspirasi oleh komunitas yang berdedikasi untuk menemukan titik temu dan menciptakan masyarakat yang lebih berempati. Ini adalah hari peringatan yang didedikasikan untuk melawan perpecahan dan polarisasi.

Baca Juga: Ratusan Personil Gabungan Diterjunkan ke Lokasi Kecelakaan Kereta Api di Cicalengka

"Dialog Nasional sengaja dihadirkan untuk memulihkan dunia yang sedang bergejolak. Ada begitu banyak misinformasi, perpecahan politik, serta kesenjangan sosial dan ekonomi yang terus meningkat di dunia. Kekuatan dialog terbuka diyakini menjadi solusi untuk semua permasalahan tersebut." Ujar Dicky Wangsa kepada JournalNusantara.com, Sabtu (6/1/2023).

"Dialog atau diskusi sebetulnya bisa menjadi strategi pembangunan suatu daerah termasuk Cianjur". Tambah Dicky yang saat ini merupakan Caleg DPRD Cianjur dapil 1 (Kecamatan Karangtengah, CIlaku, Cianjur).

Baca Juga: Menuju Indonesia Emas 2045, RMPG Optimis Prabowo - Gibran Menangkan Pilpres

"Tak sedikit masalah yang bisa selesai melalui dialog, selain membahas akar masalah dan solusi. Dialog juga bisa mendekatkan emosional personalnya. Saya rasa sangat keren apabila Bupati, wakil Bupati, DPRD, Dinas, Ormas, Parpol bisa menjadikan Dialog sebagai kebutuhan". Tegas Dicky.

Baca Juga: Mau Beli LPG 3 kg? Kini Wajib Bawa KTP

"Diskusi pangkal solusi, jangan takut di kritik selama kritik bersifat membangun". Imbuhnya.

"Terkadang pemerintah, legislatif berjalan sendiri-sendiri. Ketika ada miss di politisasi, akhirnya menjadi bola panas yang membuat resah dan bingung masyarakat. Oleh sebab itu saya berharap Hari Dialog Nasional menjadi semangat perubahan pembangunan Cianjur yang saat ini raport IPM nya masih jeblok". Pungkasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Qodir Majid

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X