Penyebab Terjadinya Kejang, Cek Disini

photo author
Abdul Qodir Majid, Journal Nusantara
- Minggu, 29 Oktober 2023 | 19:44 WIB
Ugi, korban gas air mata yang mengalami kejang dan batuk berdarah telah dievakuasi warga (Instagram/dagomelawan)
Ugi, korban gas air mata yang mengalami kejang dan batuk berdarah telah dievakuasi warga (Instagram/dagomelawan)

JournalNusantara.com - Penyakit kejang merupakan efek dari salahsatu penyakit yang sudah di kenali. Namun bagi yang belum memahami penyebab kejang alangkah baiknya mempelajari agar bisa meningkatkan kewaspadaan saat terjadi kejang.

Menurut repost kampung akhirat. Ada beberapa penyebab terjadinya kejang, di antaranya :

Baca Juga: Caleg DPR RI Dapil Cianjur Kota Bogor, H. Endang Sutisna Soroti Pentingnya Peran Serta Gen Z Dalam Pileg 2024

1. Epilepsi

Ini adalah penyebab paling umum dari kejang. Epilepsi adalah gangguan otak yang menyebabkan aktivitas listrik yang tidak normal di dalam otak. Kejang pada penderita epilepsi bisa terjadi secara tiba-tiba dan tanpa sebab yang jelas.

2. Demam

Kejang demam adalah kejang yang terjadi pada anak-anak akibat peningkatan suhu tubuh yang drastis, biasanya disebabkan oleh infeksi.

3. Cedera kepala

Trauma pada kepala dapat merusak jaringan otak dan memicu terjadinya kejang.

4. Gangguan metabolisme

Ketidakseimbangan kimia dalam tubuh, seperti kadar gula darah yang rendah (hipoglikemia) atau kadar elektrolit yang tidak seimbang, bisa menyebabkan kejang.

Baca Juga: Dengan Semangat Hari Sumpah Pemuda Kita Sukseskan Pemilu 2024

5. Keracunan

Beberapa zat kimia atau racun yang masuk ke dalam tubuh dapat memicu kejang, seperti alkohol, obat-obatan terlarang, atau keracunan makanan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abdul Qodir Majid

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mutiara Pagi: Ikhtiar (Bagian 2230)

Kamis, 4 Juni 2026 | 06:52 WIB

Mutiara Pagi: Ucapan (Bagian 2229)

Rabu, 3 Juni 2026 | 07:00 WIB

Mutiara Pagi: Diam atau Bersuara (Bagian 2228)

Selasa, 2 Juni 2026 | 07:02 WIB

Mutiara Pagi: Ruang Perjumpaan (Bagian 2227)

Senin, 1 Juni 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan ( Bagian 2226)

Minggu, 31 Mei 2026 | 08:11 WIB

Mutiara Pagi: Logika (Bagian 2225)

Sabtu, 30 Mei 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Simfoni Kerinduan (Bagian 2224)

Jumat, 29 Mei 2026 | 06:30 WIB

Mutiara Pagi: Manusia Paripurna (Bagian 2223)

Kamis, 28 Mei 2026 | 07:17 WIB

Mutiara Pagi: Delapan Benda Langit (Bagian 2221)

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:56 WIB

Mutiara Pagi: Musik dan Kehidupan (Bagian 2220)

Senin, 25 Mei 2026 | 07:45 WIB

Mutiara Pagi: Tangan Langit (Bagian 2219)

Minggu, 24 Mei 2026 | 08:20 WIB

Mutiara Pagi: Istiqomah Terberat (Bagian 2218)

Sabtu, 23 Mei 2026 | 07:09 WIB

Mutiara Pagi: Menulis Kisah (Bagian 2216)

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:43 WIB

Mutiara Pagi: Siklus Kehidupan ( Bagian 2215)

Rabu, 20 Mei 2026 | 07:00 WIB

Mutiara Pagi: Kata-kata Manusia (Bagian 2214)

Selasa, 19 Mei 2026 | 06:45 WIB

Mutiara Pagi: Kesibukan (Bagian 2212)

Minggu, 17 Mei 2026 | 08:32 WIB
X