Penyakit Yang Ditandai Dengan Rasa Kesemutan dan Penanganannya

photo author
Abdul Qodir Majid, Journal Nusantara
- Jumat, 27 Oktober 2023 | 16:47 WIB
Gejala diabetes (unplash.com/Towfiqu barbhuiya)
Gejala diabetes (unplash.com/Towfiqu barbhuiya)

JournalNusantara.com - Ada dua pemicu munculnya kesemutan pada bagian tubuh,pertama adalah pemicu umum dan ringan,kedua merupakan tanda penyakit berbahaya

Untuk kesemutan ringan umumnya terjadi dalam durasi singkat seperti saat seseorang pada posisi yang sama dalam waktu yang lama misalnya saat duduk bersimpuh.

Baca Juga: Ditengah Moratorium, Apakah Peresmian Titik Nol Pemekaran Cianjur Hanya Ngabebenjokeun Warga Cisel?


Untuk mengatasinya anda hanya perlu merubah posisi,dan sensasi kesemutan perlahan akan menghilang.
.
Tapi bila kesemutan berlangsung dalam waktu yang lama dan terus menerus berulang ulang saat tidak ada pemicu nya maka bisa menjadi tanda-tanda adanya suatu penyakit misalnya :

Baca Juga: Kanker Usus: Bahaya yang Harus Diwaspadai

Diabetes


Faktanya kesemutan dan mari rasa pada telapak kaki dan tangan bisa menjadi gejala awal serangan Diabetes karena gangguan pada pembuluh darah kecil.

Selanjutnya sensasi tersebut akan merambat ke kaki bagian atas dan lengan yang merupakan pertanda terjadinya kerusakan syaraf.

Kekurangan Vitamin

Kekurangan vitamin B1,B6, B12, dapat berdampak pada kesehatan syaraf anda akibatnya akan lebih sering mengalami kebas.

Cara menghilangkan rasa kebas dan kesemutan akibat Defisiensi vitamin adalah dengan mengkonsumsi vitamin dan makanan yang merupakan sumber vitamin B kompleks, misal sayuran hijau, susu,salmon, telur, hati dan lainnya.

Baca Juga: Shilaturahmi Ustadz Ciharashas (SUCI) Gelar Peringatan Hari Santri Nasional

Namun jika kesulitan mengkonsumsi menu sehat dan seimbang suplemen British propolis untuk menutrisi syaraf bisa menjadi solusi.

Untu penderita dengan kekurangan vitamin biasnya dokter akan meresepkan suplemen untuk mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh agar tidak berlanjut menjadi masalah kesehatan yang serius.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abdul Qodir Majid

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mutiara Pagi: Kembali pada Diri (Bagian 2274)

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Sembunyikan (Bagian 2273)

Jumat, 17 Juli 2026 | 05:47 WIB

Mutiara Pagi: Ketenangan Batin (Bagian 2272)

Kamis, 16 Juli 2026 | 06:03 WIB

Mutiara Pagi: Berikan Sebagian (Bagian 2270)

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:32 WIB

Mutiara Pagi: Simpan Sebagian (Bagian 2269)

Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2268)

Minggu, 12 Juli 2026 | 06:58 WIB

Mutiara Pagi: Doa Saudara (Bagian 2266)

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:37 WIB

Mutiara Pagi: Teruslah Belajar (Bagian 2263)

Selasa, 7 Juli 2026 | 07:44 WIB

Mutiara Pagi: Cahaya Ilmu (Bagian 2261)

Minggu, 5 Juli 2026 | 09:18 WIB

Mutiara Pagi: Hidup adalah Puisi (Bagian 2260)

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:19 WIB

Mutiara Pagi: Kedamaian (Bagian 2259)

Jumat, 3 Juli 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan (Bagian 2258)

Kamis, 2 Juli 2026 | 07:35 WIB

Mutiara Pagi: Prasangka (Bagian 2256)

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:37 WIB
X