Journalnusantara.com, Jakarta - Medina Kamil lahir 6 April 1982 adalah seorang pembawa acara televisi dan aktris Indonesia.
Ia dikenal luas sebagai presenter Jejak Petualang di Trans7.
Medina pernah mengalami musibah ketika kapal long boat yang ditumpanginya bersama empat orang teman dari Tim Ekspedisi Papua Jejak Petualang terombang-ambing selama satu hari di Laut Arafuru dan akhirnya terdampar di sebuah pulau yang tak berpenghuni selama empat hari. Namun kejadian tersebut tidak membuatnya jera.
Keberanian dan keteguhan diri Medina mendapatkan apresiasi tinggi, sehingga pada tahun 2007 dia dianugerahi penghargaan "Sunsilk Unbreakable Woman" ("Perempuan Tangguh Pilihan Sunsilk") oleh produsen sampo Sunsilk.
Medina mendapatkan penghargaan tersebut bersama dua orang perempuan lainnya, yaitu Gusti Kanjeng Ratu Pembayun, yang dinilai berjasa sebagai aktivis sosial, sedangkan Elizabeth Wahyu mendapatkan penghargaan tersebut karena dinilai sukses sebagai ibu rumah tangga sekaligus desainer aksesori.
Medina juga mulai mencoba peruntungannya sebagai aktris dengan berperan dalam film "Kentut" yang disutradarai oleh Aria Kusumadewa pada tahun 2011.
Medina merupakan anak bungsu dari empat bersaudara, hasil dari pernikahan Kamil Syueb (ayah) dengan Annisyah (ibu) yang berasal dari Sumatera Barat.
Dia menjalani pendidikannya di Fakultas Hukum Universitas Pancasila, Jakarta.
Artikel Terkait
Menikmati Perjalanan dengan Kereta Api Panoramic
Keutamaan Melayat dan Sholat Jenazah yang Perlu Diamalkan
Perang Global terhadap Agama dan Moralitas
Kemerdekaan dan Jiwa Kepahlawanan Santri
Faruq Ibnul Haqi, Kandidat Muda dengan Visi Internasional Siap Pimpin Kota Tegal
Arsitek Muda Sekaligus Kandidat Doktor dari Australia, Faruq Ibnul Haqi, Resmi Bertarung di Pilwalkot Tegal
Dari Adelaide ke Alun-Alun Tegal, Perjalanan Faruq Ibnul Haqi Menuju Kursi Wali Kota
Makrab Imadikom Universitas Amikom Yogyakarta: Tegaskan Peran Mahasiswa Ciptakan Kamtibmas Kondusif Jelang Pilkada Serentak
Bupati dari Rahim HIMAT antara Realitas dan Tantangan menuju Pilkada 2024, Respon Terhadap Tulisan Kang Ridwan Mubarak
Partai Golkar Laksana Pohon Rindang Tumbang di Tangan Seorang Tukang Kayu, Benarkah ?