Geger! Ditemukan Dugaan Aliran Sesat, Berdoa Bareng Anjing dan Dzikir Terbalik

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Jumat, 17 Februari 2023 | 05:00 WIB
Ritual dijilat anjing saat berdoa diatas makam dipastikan aliran sesat (net)
Ritual dijilat anjing saat berdoa diatas makam dipastikan aliran sesat (net)

Journalnusantara.com, Tangerang - Muncul dugaan keberadaan ajaran aliran sesat ditemukan di Desa Cibugel, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten, menyusul dengan viralnya cuplikan video yang memperlihatkan praktik ritual keagamaan yang dilakukan oleh sekelompok warga.

Dalam video beredar, terlihat adanya seekor anjing berwarna hitam yang hadir dalam ritual doa tersebut. Persis di depan mereka, terdapat pula sebuah makam.

Baca Juga: Catatan 1 Tahun Menuju Hari-H Pemilu 2024

Bahkan, beredar isu kalau para peziarah yang ingin turut serta dalam ritual sesat tersebut harus dijilat terlebih dahulu oleh seekor anjing itu.

Dan lebih parahnya lagi, para peziarah harus mengucapkan kalimat dzikir secara terbalik dari Astaghfirullahaladzim menjadi Haladzimastagfirullah.

Camat Cisoka Encep Sahayat mengatakan bahwa temuan aliran sesat itu berawal dari informasi masyarakat setempat dan kemudian pihaknya bersama instansi terkait pun langsung mengecek lokasi tempat keberadaan ajaran sesat yang dipimpin seorang pria dengan nama Aliyudin.

"Setelah melakukan koordinasi kita langsung mendatangi tempat Aliyudin di Kapung Cibuluh. Kemudian kami melihat langsung tempat ritual seperti apa dan betul di situ ada makam (tempat dijadikan ritual)," katanya, dikutip dari Antara, Kamis (16/2/2023).

Baca Juga: Launching JPP, Wamendag Jerry Sambuaga Sebut Potensi Aset Kripto Sebagai Komoditas, Sudah Ratusan Triliun

Berdasarkan penelurusan yang dilakukan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), ditemukan sebuah ruangan yang berisikan tiga makam di dalamnya.

Namun, setelah hasil pengecekan dipastikan itu bukan makam sungguhan akan tetapi itu buatan sendiri oleh pimpinan aliran sesat tersebut.

Praktik yang dilakukan Aliyudin disebut sesat karena tidak tidak sesuai dengan kaidah Islam sebagaimana seharusnya dilakukan itu.

Ia pun menyadari bahwa perbuatannya adalah salah besar dan bersedia untuk menghentikan kegiatan ritual tersebut.

Baca Juga: Alamak, Pedangdut Pamela Safitri Akui Pernah Dicobain Satu Geng

"Yang bersangkutan (Pelaku) menyadari apa yang dilakukannya itu tidak sesuai dengan kaidah Islam sebagaimana seharusnya dilakukan itu. Selanjutnya, setelah mendengarkan beberapa pendapat dia bersedia untuk menghentikan kegiatan ritual tersebut," pungkas Encep menerangkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X