JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Pemerintah Kabupaten Cianjur menekankan krusialnya penguatan peran Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia sebagai mitra strategis daerah.
Hal itu ditegaskan Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian dalam Pelantikan DPD BKPRMI Kabupaten Cianjur dan Rakerda di Aula Bhayangkara Polres Cianjur.
Pihaknya berharap alokasi anggaran daerah untuk sektor keagamaan dapat ditingkatkan pada tahun mendatang.
Langkah ini ditujukan demi menyokong kesejahteraan para pegiat dakwah, pengurus masjid, hingga tenaga pengajar Al-Qur'an yang dinilai memiliki andil besar membangun moralitas generasi muda.
"Mudah-mudahan anggaran Kabupaten Cianjur tahun depan bisa lebih besar, sehingga perhatian kepada guru-guru ngaji, pengurus masjid, dan seluruh pejuang dakwah dapat terus ditingkatkan. Mereka memiliki jasa besar dalam membangun akhlak generasi muda," ujarnya.
Pembangunan daerah disebut tidak cuma terpaku pada fisik semata, melainkan beriringan dengan penguatan karakter masyarakat.
Pada kesempatan sama, pihak pemkab memberikan apresiasi atas keterbukaan markas kepolisian setempat yang konsisten menyediakan fasilitas bagi berbagai agenda keagamaan warga.
"Terima kasih kepada jajaran Polres Cianjur yang selalu memberikan dukungan luar biasa terhadap berbagai kegiatan masyarakat. Sinergi seperti ini harus terus dipertahankan karena menjadi modal penting dalam membangun Kabupaten Cianjur," katanya.
Sinergi lintas sektoral bersama instansi kepolisian, Kementerian Agama, hingga lembaga keagamaan seperti MUI dan DMI diharapkan makin solid.
Melalui Rakerda ini, pengurus baru didorong mengoptimalkan program pembinaan remaja masjid dan penguatan LPPTKA hingga ke ranah kecamatan.