daerah

SMK Pariwisata PHT Cianjur Hadiri Program 'Istana Untuk Anak Sekolah'

Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:04 WIB
Kepala SMK Pariwisata PHT Cianjur, Nia Rohania, M.H., M.Pd., dan pihak Istana Presiden. (FOTO: Ist)

JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Kamis, 18 Juni 2026 menjadi momen bersejarah yang tak terlupakan bagi keluarga besar SMK Pariwisata PHT Cianjur.

Setelah menanti selama tiga bulan, sekolah ini akhirnya mendapat undangan resmi dari Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) RI untuk mengunjungi Istana Kepresidenan Jakarta.

Kunjungan ini merupakan bagian dari program 'Istana Untuk Anak Sekolah', sebuah inovasi yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo pada tahun 2025 lalu. SMK Pariwisata PHT Cianjur pun beruntung mendapatkan jadwal kunjungan pada pekan ini.

Kabar gembira tersebut disambut antusias oleh seluruh warga sekolah. Sebanyak 100 siswa didampingi 27 orang yang terdiri dari kepala sekolah, guru, dan staf tata usaha (TU) berangkat menuju Jakarta.

Rangkaian acara yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.30 WIB ini berjalan dengan sangat seru. Setibanya di sana, rombongan disambut hangat oleh staf Istana Kepresidenan.

Kegiatan tour keliling istana diawali di Aula Hoegeng. Di sana, para siswa diberikan pengenalan mengenai peran strategis dan tugas Kemensetneg dalam mendukung kerja Presiden dan Wakil Presiden.

Mereka juga diajak memahami bagaimana roda pemerintahan dijalankan di balik layar, serta mengenal lebih dekat peran Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan.

Kepala SMK Pariwisata PHT Cianjur, Nia Rohania, M.H., M.Pd., menjelaskan bahwa para siswa juga berkesempatan menelusuri langsung ruang-ruang bersejarah di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Mulai dari halaman Istana Merdeka, Ruang Kerja Presiden, Ruang Konferensi Pers, Istana Negara, hingga Ruang Sidang Kabinet yang menjadi tempat lahirnya berbagai kebijakan penting bagi bangsa. Tidak hanya itu, mereka juga diajak berkenalan langsung dengan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Rasa sukacita dan bangga juga diungkapkan oleh Ketua Yayasan PHT, Siti Arsyani Salsabila, S.Pd., yang turut mendampingi rombongan.

Menurutnya, ini adalah momen langka, terlebih bagi sekolah dari daerah yang selama ini siswanya hanya bisa melihat istana melalui layar televisi. Setelah puluhan tahun, pintu istana akhirnya dibuka lebar bagi generasi muda untuk menyaksikan langsung kemegahannya.

Salsabila mengaku bangga karena dalam acara tersebut, para siswanya diberi kesempatan untuk tampil di depan umum. Perwakilan siswa bernama Lulu Kharisma dipercaya berbicara di podium untuk menyampaikan kesan dan pesan.

Sementara itu, sesi tanya jawab diwakili oleh Al Ghifari Ramadhan Firmansyah dan Tazkia Aira R., serta Risma Mulia di sesi wawancara. Hal ini membuktikan bahwa anak-anak daerah memiliki rasa percaya diri yang tinggi dan kemampuan public speaking yang sangat bagus.

Halaman:

Tags

Terkini

Neng Eem: Perbedaan Membuat Kita Lebih Kuat

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 08:00 WIB