daerah

Menakar Transparansi dan Objektivitas di Balik Rotasi Massal Pejabat Cianjur

Kamis, 30 April 2026 | 07:06 WIB
Bupati Muhammad Wahyu Ferdian melantik 90 pejabat Pemkab Cianjur di Hotel Bukit Indah Cipanas, Kecamatan Cipanas, Rabu (29/4/2026). (Koran Gala)

Asep Toha berpendapat bahwa pelaksanaan rotasi dalam skala besar tanpa keterbukaan data memadai tidak dapat dilepaskan dari konteks sistem integritas yang memerlukan penguatan.

"Meskipun pemerintah daerah menyatakan penempatan dilakukan berdasarkan kompetensi, klaim tersebut dianggap tidak disertai dengan data pembanding yang valid," tuturnya.

Dalam kerangka tata kelola yang akuntabel, sebuah proses tidak cukup hanya sah secara administratif, tetapi juga harus dapat diverifikasi secara terbuka.

Dia mempertanyakan bagaimana publik dapat menilai objektivitas jika data dasarnya tertutup. Ia menyimpulkan bahwa sistem merit di Cianjur berpotensi berhenti sebagai prosedur formalitas belaka tanpa menyentuh esensi transparansi jabatan publik.

Halaman:

Tags

Terkini