Journalnusantara.com, Cianjur - Sejumlah Mahasiswa pecinta alam menggelar aksi galang dana untuk membantu korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara telah dilaksanakan pada 2-4 Desember 2025
Kegiatan ini bertujuan untuk membantu para korban yang hingga kini masih tinggal di posko pengungsian sementara, kehilangan tempat tinggal, serta kehilangan anggota keluarga.
Aksi ini diikuti oleh beberapa UKM dan organisasi pecinta alam, yaitu: MAPASKA, Mahatala FEBI, Mahatala UNPI, JABAL, Gempala (Sispala)
Koordinator lapangan, Rasyid Wirathama Kumbara, menyampaikan pernyataannya terkait pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Saya ucapkan terima kasih untuk semua elemen yang berkontribusi kepada kawan-kawan Mapala, Sispala, dan seluruh masyarakat Cianjur yang masih peduli serta menunjukkan simpatinya untuk saudara kita di Sumatra. Di tengah kesulitan seperti ini, gotong royong menjadi langkah konkret untuk kita kembali berdiri kuat seperti sediakala.”
Rasyid juga menyampaikan harapan agar aksi ini membawa manfaat besar bagi para korban.
“Semoga niat baik kawan-kawan yang ikut berkontribusi dan peduli kepada korban bencana alam di Sumatra menjadi amal jariyah. Dan semoga donasi yang berhasil kita kumpulkan bersama dapat bermanfaat banyak untuk korban yang hari ini masih tinggal di posko pengungsian sementara.”
Dengan adanya aksi galang dana ini, mengajak masyarakat untuk terus menjaga kepedulian sosial, khususnya bagi wilayah-wilayah yang sedang dilanda bencana.
Solidaritas menjadi kekuatan yang mampu menggerakkan pemulihan dan memberikan harapan baru bagi korban yang sedang berjuang bangkit, karena kemanusiaan diatas selaganya.