Hendi menambahkan, kiprah polisi Cianjur terus berlanjut seusai kemerdekaan, salah satunya ikut bertempur melawan pasukan Inggris di Jembatan Cisokan.
“Kita bukan masyarakat pecundang sebetulnya. Kita merupakan masyarakat yang memiliki sejarah besar dengan terlibat dalam berbagai perlawanan,” tegasnya.
Rangkaian peringatan Hari Juang Polri di Cianjur kali ini sukses memberi warna berbeda bagi publik. Penggalian fakta sejarah ini dipandang amat penting guna memverifikasi catatan perjuangan lokal sekaligus mewariskan nilai kepahlawanan kepada generasi muda.
Artikel Terkait
Bupati Cianjur Apresiasi CSR Water Tower dan Starbucks di SDN Kebonjeruk
NU di Persimpangan Jalan: Antara Basyiroh dan Bisyaroh
Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Kabid di Cianjur Terkuak
Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2308)
Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Memaknai Hari Kemerdekaan (Bagian 50)
Mutiara Pagi: Membuka Ruang Hati (Bagian 2309)
LBH Cianjur Minta Polres Supervisi Perkara Agus Suhendar
Korban Penipuan Investasi Online Econex Venture Malah Jadi Tersangka
Hikmah Kasus Korupsi di Unsoed: Mengembalikan Marwah Senat Universitas dalam Pemilihan Rektor
Jeslyn Valeri Azuki Bakal Mewakili Indonesia di International Kids of The Year 2026