JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur memeriahkan pawai Karnaval Budaya Kabupaten Cianjur dengan meluncurkan kendaraan hias bertema Lonceng Pendopo.
Konsep ini memuat ikon bersejarah yang berada di lingkungan Pendopo Cianjur. Keberadaan miniatur lonceng tersebut dipandang kaya akan makna historis sekaligus menjadi cerminan dari ketertiban, kesiapsiagaan, serta ketulusan dalam mengabdi kepada warga.
Kepala Dishub Kabupaten Cianjur Aris Haryanto mengungkapkan, perancangan mobil hias ini ditujukan untuk menyebarkan pesan edukatif kepada khalayak.
Pihaknya ingin menekankan bahwa modernisasi sistem transportasi daerah seyogianya berjalan beriringan dengan pemeliharaan identitas dan tradisi lokal.
Secara teknis, miniatur Lonceng Pendopo dirancang menggunakan armada pikap putih tua yang dipasangi struktur kayu multipleks.
Pada area bak belakang, dibangun tiruan struktur bangunan pendopo yang menyangga replika lonceng berukuran jumbo sebagai pusat perhatian warga. Tampilan mobil makin anggun berkat paduan corak emas, cokelat kayu, biru, serta putih khas daerah.
Rancangan armada hias ini juga memprioritaskan aspek keselamatan lalu lintas selama parade berlangsung. Area bak disiapkan khusus untuk dua personel berbusana adat, sedangkan pandangan pengemudi di kabin depan dipastikan tetap luas tanpa terhalang ornamen.
Lewat gema lonceng ini, Dishub Cianjur mengajak publik untuk membiasakan tertib berlalu lintas serta mewujudkan keterhubungan jalan yang aman dan nyaman.
Konsep ini menjadi perpaduan antara pelestarian tradisi, kreativitas desain, dan komitmen pelayanan demi menyongsong pembangunan transportasi Cianjur yang berkeselamatan.
Kendaraan hias Dishub ini bergabung dalam konvoi Karnaval Budaya bersama jajaran instansi, BUMN, perwakilan kecamatan, hingga organisasi kemasyarakatan.
Iring-iringan melintasi rute protokol dari Jalan Perintis Kemerdekaan hingga berakhir di Alun-Alun Cianjur. Kehadiran mobil hias ini diharapkan tak sekadar menghibur warga, tetapi juga menjadi sarana kampanye keselamatan jalan.
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2308)
Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Memaknai Hari Kemerdekaan (Bagian 50)
Mutiara Pagi: Membuka Ruang Hati (Bagian 2309)
LBH Cianjur Minta Polres Supervisi Perkara Agus Suhendar
Korban Penipuan Investasi Online Econex Venture Malah Jadi Tersangka
Hikmah Kasus Korupsi di Unsoed: Mengembalikan Marwah Senat Universitas dalam Pemilihan Rektor
Jeslyn Valeri Azuki Bakal Mewakili Indonesia di International Kids of The Year 2026
Jejak Polisi Cianjur Pengibar Merah Putih 1945
Disbudpar Cianjur Usung Kereta Kencana Badak Putih di Karnaval Budaya
Tampilkan Mobil Hias Masjid Agung, BKAD Cianjur Meriahkan Karnaval Budaya