"Terima kasih kepada Lurah 'Aam sebelumnya atas pengabdian selama dua periode. Semoga saya mampu melanjutkan perjuangan dan amanah yang telah dibangun," katanya, dalam keterangannya, Minggu, 9 Agustus 2026.
Iqbalussalam menegaskan komitmennya untuk mengemban amanah sebagai pemimpin santri. Ia mengajak seluruh santri menjaga semangat pengabdian dan kesiapan dalam menerima tanggung jawab.
Menurutnya, karakter santri Al-Fathaniyah harus dibangun di atas sikap siap menjalankan amanah kapan pun dibutuhkan.
"Sebagai santri Al-Fathaniyah, jawabannya hanya dua, yaitu bisa dan siap. Ketika amanah diberikan, saya tidak akan mundur walau sejengkal," tegasnya yang disambut antusias para peserta sidang.
Ia juga membuka ruang kolaborasi bagi seluruh santri dalam menjalankan roda organisasi. Menurutnya, kepemimpinan tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan seluruh elemen pesantren.
Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus dan santri untuk bersama-sama membangun organisasi yang semakin solid, produktif, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan pesantren.
Di sisi lain, Perwakilan Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Fathaniyah, H. Maulana Abdurrahman RA, mengapresiasi seluruh rangkaian MUSANTRI XVII yang berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat musyawarah.
Ia menilai forum tersebut menjadi bagian penting dalam proses pendidikan kepemimpinan bagi para santri. Selain memilih pemimpin baru, MUSANTRI juga menjadi media pembelajaran demokrasi, tanggung jawab, dan regenerasi organisasi di lingkungan pesantren.
"Alhamdulillah seluruh agenda persidangan MUSANTRI XVII ORSAFAH berjalan dengan lancar dan tertib. Semoga kepengurusan yang baru bersama seluruh santri semakin istiqamah menjalankan aturan yang telah disepakati melalui musyawarah mufakat," ujar H. Maulana Abdurrahman RA.
Menurutnya, seluruh produk hukum yang dihasilkan dalam MUSANTRI harus dijadikan pedoman bersama sehingga kehidupan santri berlangsung lebih tertib, disiplin, dan berorientasi pada kemaslahatan.
Ia berharap kepengurusan baru mampu melanjutkan tradisi organisasi yang sehat, menjaga semangat kebersamaan, serta mempersiapkan kader-kader pemimpin yang berkualitas untuk masa depan Pondok Pesantren Al-Fathaniyah.
Dengan berakhirnya MUSANTRI XVII, Pondok Pesantren Al-Fathaniyah resmi memasuki babak baru kepemimpinan organisasi santri. Kepengurusan di bawah komando Iqbalussalam Fathoni diharapkan mampu menjalankan amanah, mengimplementasikan hasil-hasil musyawarah, serta memperkuat budaya kepemimpinan yang berlandaskan kepedulian, pengabdian, dan nilai-nilai musyawarah demi kemajuan pesantren.
Diketahui, hadir dengan khidmat Dzuriyah Pondok Pesantren Al-Fathaniyah, Sirajudin Rofiq, Steering Commite Panitia MUSANTRI XVII Taufik Hidayat, serta unsur Forum Alumni Santri Al-Fathaniyah (FALSAFAH).*
Artikel Terkait
AWC Polres Cianjur Salurkan Bantuan Air Bersih di Nanggeleng
Warga Nanggeleng Cibeber Terima Bantuan Air Bersih dari Polres Cianjur
Alumni PMII Deklarasikan Pembentukan PC IKA PMII Kabupaten Sukabumi
BKPRMI Cianjur Mulai Pembinaan TKA TPA di Cijati dan Kadupandak
Fakultas Psikologi UIMA Gelar Talkshow Literasi Masyarakat di Cianjur
Diantar Sosiologi
Muswil VII KAHMI Jabar Memanas dan Dinamis, Tujuh Presidium Terpilih Periode 2026–2031
Penipuan Berkedok Rekrutmen CPNS Senilai Rp20 M: Diduga Libatkan Oknum Militer Aktif di Jatim
Aksi Begal di Tokma Cibitung Bekasi, Korban Dipepet 2 Pelaku usai Gasak Uang Bank Rp30 Juta
Seminar AI dan Filsafat Pendidikan oleh Keuskupan Agung Merauke Perkuat Kompetensi Guru