JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Cianjur kembali menggelar Ajang Talenta Siswa tahun 2026 sebagai ruang aktualisasi potensi bagi pelajar sekolah menengah pertama.
Kompetisi yang mempertemukan ratusan murid dari berbagai sekolah negeri dan swasta ini difokuskan untuk menyaring bakat terbaik di bidang olahraga, kesenian, literasi, hingga performa akademik guna dipersiapkan menuju level perlombaan yang lebih tinggi.
Agenda tahunan tersebut mengintegrasikan dua kompetisi besar, yakni Olimpiade Olahraga Siswa Nasional serta Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional.
Melalui platform ini, pemerintah daerah berupaya menyinkronkan pengembangan kecerdasan intelektual dengan keterampilan nonakademis secara kompetitif.
Ketua Panitia ATS 2026, Budi Mulyadi, M.Pd, menjelaskan bahwa esensi utama dari penyelenggaraan acara ini adalah membentuk mentalitas yang kuat, sportivitas, daya kreativitas, serta rasa percaya diri yang tinggi pada diri setiap peserta.
“Ajang ini bukan hanya mencari juara, tetapi menjadi sarana pembinaan generasi muda agar memiliki prestasi sekaligus karakter yang kuat,” ujarnya.
Pada sektor olahraga, cabang panjat tebing menelurkan pemenang baru di mana Pangeran Hasan Muntazar Ali asal SMPN 2 Cianjur mengamankan posisi puncak untuk kategori Speed Putra, sedangkan nomor Lead Putra dikuasai oleh Nega Rahmatulloh dari SMPN 1 Cianjur.
Di kelompok putri, Khumaira Ayesha Talullahied yang mewakili SMP Islam Al-Azhar 20 Cianjur tampil mendominasi dengan memborong gelar juara pertama pada kategori Speed sekaligus Lead.
Persaingan ketat juga terjadi di area kolam renang dalam cabang akuatik. Perwakilan SMPN 1 Ciranjang, Fauzan Ghani Muttaqin, menunjukkan dominasinya dengan memenangi perlombaan 50 meter gaya bebas putra dan nomor 50 meter gaya kupu-kupu putra.
Masih dari sekolah yang sama, Khaliza Zanneta Aulia menorehkan prestasi serupa di sektor putri dengan menyabet medali emas untuk nomor 50 meter gaya bebas dan 50 meter gaya punggung.
Bakat potensial di rumpun atletik ditunjukkan oleh Mohamad Rifki Husaen dari SMPN 1 Cipanas yang unggul di nomor tri lomba putra, sementara podium utama kelompok putri diraih oleh Mayang Triana asal SMPN 4 Cianjur.
Bergeser ke lapangan bulu tangkis, tunggal putra terbaik diraih oleh Qyandra Hadira Susanto dari SMPN 1 Cianjur, dan sektor tunggal putri dipimpin oleh Sirin Mutiara Thursina dari SMP Al-Adzkiya.
Ketangkasan fisik dan penguasaan teknik tinggi juga diperlihatkan para pesilat remaja yang turun di cabang pencak silat. Pertandingan di nomor seni tangan kosong maupun kategori tanding berlangsung sengit demi membawa pulang poin kemenangan bagi sekolah masing-masing.
Selain adu fisik, panggung kreativitas seni FLS3N 2026 menjadi pembuktian estetika para pelajar di Cianjur. Tim dari SMPN 1 Ciranjang sukses menempati urutan teratas pada lomba tari kreasi lewat koreografi yang memadukan akar budaya lokal dengan sentuhan modernitas.
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Kesibukan (Bagian 2212)
Polres Cianjur Fasilitasi Keberangkatan Jemaah Haji Kloter 24, Beri Pengawalan Khusus Jemaah Lansia
Perdana dalam Sejarah, Mapolres Cianjur Jadi Lokasi Keberangkatan Jemaah Haji Kloter 24 JKS
Munas IKA UIN Banten Dinilai Ilegal, Hasil Kepengurusan Disebut Tidak Sah
Bedah Film 'Pesta Babi' di Cianjur, Menyoal Masa Depan Papua Lewat Layar Perak
Mutiara Pagi: Kebenaran Tidak Berisik (Bagian 2213)
Relawan Tim 8 Prabowo Siap Bersinergi dengan KSP Kawal Program MBG dan Koperasi Desa
Dugaan Maladministrasi Seleksi Baznas Cianjur, Peserta Gelar Aksi Tunggal di Pemda
PBNU Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh pada Rabu 27 Mei 2026
Yayasan Al-Ghazali Cianjur Buka Pendaftaran Siswa Baru Berbasis Inklusi bagi Anak Reguler dan ABK