Pencarian Resmi di Tutup, Remaja Asal Bandung Terseret Arus Ombak di Temukan Meninggal Dunia

photo author
Deni Wijaya, Journal Nusantara
- Selasa, 2 Desember 2025 | 18:43 WIB
ilustrasi penemuan jasad di pantai Jayanti (Ist/)
ilustrasi penemuan jasad di pantai Jayanti (Ist/)

Journalnusantara.com - Hafidz (15) seorang pelajar merupakan remaja asal Bandung yang hilang terseret arus ombak di Pantai Jayanti, Desa Cidamar, Kabupaten Cianjur, kini telah ditemukan.

Setelah dilakukan dua hari pencarian personel SAR gabungan akhir nya menemukan jasad hafidz (15) dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa 2/12/2/25 dini hari.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari Ini, 2 Desember 2025: Libura, Scorpio, dan Sagitarius Harus Siap Hadapi Tantangan

Berdasarkan informasi Kepala Unit Siaga SAR Cianjur, Andika Zein, menjelaskan penemuan tersebut. Jasad korban ditemukan terdampar di bibir pantai, berjarak sekitar 181 meter dari lokasi terakhir korban terlihat (Last Known Position).

“Sekitar pukul 02.35 WIB, kami dapat informasi ada tubuh anak laki-laki di tepi pantai. Tim langsung ke lokasi untuk memeriksa tubuh tersebut,” kata Andika.

Baca Juga: Cara Cek Desil dan Status Penerima Bansos PKH-BPNT Desember 2025

Setelah petugas melakukan identifikasi fisik di lokasi penemuan, dipastikan bahwa jasad tersebut adalah remaja yang hilang terseret arus sejak Minggu lalu.

“Iya, tubuh tersebut merupakan Hafidz. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” tegasnya.

Peristiwa ini bermula saat korban berwisata bersama lima rekannya pada Minggu (30/11/2025). Berdasarkan keterangan saksi, korban bersama tiga temannya berenang ke arah tengah laut, sementara dua lainnya berada di tepi pantai. Korban yang diketahui tidak memiliki kemampuan berenang terseret arus ombak hingga hilang.

Baca Juga: GP Ansor Karangtengah Cianjur Kolaborasi dengan Pemerintah, Fokus pada Pembangunan Holistik

Usai proses identifikasi, tim SAR gabungan langsung mengevakuasi jenazah korban. Andika menyatakan bahwa jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman, sekaligus menandai penutupan operasi SAR.

“Sudah diserahkan ke keluarga. Operasi pencarian pun sudah dihentikan,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Deni Wijaya

Tags

Rekomendasi

Terkini

X