Journalnusantara.com, Cianjur – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAINU Cianjur menggelar kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Pengolahan Sampah Organik & Non-Organik di Kampung Nyalindung, RT 003 RW 008, Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Kamis (14/8/2025).
Dengan mengusung tema “Sampahku, Tanggung Jawabku”, kegiatan ini menghadirkan narasumber istimewa, yakni Dosen S3 Pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta, Assoc. Prof. Dr. Ahmad Zain Sartono, M.A., M.Pd.I, dan Dosen STAI Fatahillah Serpong, Dr. Windy Dian Sari, M.Pd.I.
Ketua Panitia, Muhammad Ryan Taufik Arrahman Rustandi, menjelaskan bahwa pengolahan sampah adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah.
“Melalui kegiatan ini, kita belajar mengelola sampah dengan benar, memanfaatkan yang masih berguna, dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Kami juga membuat bak sampah dari ekobrik sampah plastik sebagai langkah konkret,” ujarnya.
Ia berharap masyarakat dapat mulai memilah dan mengolah sampah dengan lebih baik setelah mengikuti kegiatan ini.
Sementara itu, Pembimbing KKN, Dr. Siti Fatimah, M.Ag, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini dan kehadiran narasumber.
“Pengelolaan sampah adalah isu penting. Kegiatan ini merupakan wujud pengabdian mahasiswa yang mengimplementasikan teori di lapangan. Terima kasih kepada para narasumber yang datang jauh dari Jakarta,” katanya.
Ia berharap kegiatan ini membawa manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Sukaratu.
Hal senada Ketua Pelaksana KKN STAINU Cianjur 2025, Enang Hidayat, M.Ag, menekankan bahwa pengolahan sampah juga memiliki dimensi agama.
“Dalam maqashid syariah, menjaga kelestarian lingkungan (hifz al-bi’ah) adalah bagian dari menjaga jiwa dan keturunan. Lingkungan yang bersih akan menjaga kehidupan dan generasi mendatang,” ujarnya.
Ketua STAINU Cianjur, Dr. H. Aguslani Mushlih, M.Ag, menyebut kegiatan ini sebagai yang pertama dalam sejarah kampus dengan menghadirkan narasumber Profesor dan Doktor.
“Ini menunjukkan pentingnya jalinan komunikasi yang baik. Semoga menjadi pemantik kesadaran masyarakat akan pentingnya pengolahan sampah,” ujarnya.
Kepala Desa Sukaratu, Rahmat, turut memberikan apresiasi. “Terima kasih kepada mahasiswa KKN yang memberi terobosan baru di desa. Semoga sosialisasi ini menjadi angin segar untuk mengatasi permasalahan sampah di Desa Sukaratu,” tutur Rahmat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah, sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Artikel Terkait
Tadabbur Ayat-ayat Pendidikan
Demisioner Presma STAI Al-Azhary Dandi Kusnadi, Wakili Indonesia di Young ASEAN Islamic Leader Future 2025
Mahasiswa KKN Kelompok 7 Bersama SMK Mutiara Qolbu dan Warga Desa Sindangsari Laksanakan Penanaman Bibit Tumbuhan
Mahasiswa KKN Kelompok 5 STAI Al Azhary Cianjur Gelar Seminar Pelatihan MC di Pondok Pesantren Attaqwa
Pondok Literasi Resmi Dibuka, Mahasiswa KKN 9 STAI Al-Azhary Luncurkan Buku untuk Masyarakat
Pasar Syariah Sambut HUT RI, Mahasiswa KKN 9 STAI Al-Azhary Berdayakan UMKM Desa Sukajadi
Mutiara Pagi: Tentang Kemerdekaan (Bagian 1932)
Mutiara Pagi: Harga Kemerdekaan (Bagian 1933)
Anomali APBD 2026 Cianjur: Proyek Melejit, Program Rakyat Sulit
KKN Kelompok 01 Gelar 'Jumat Berkah' di Desa Cibarengkok, Tebar Sukacita dan Kepedulian Sosial