Journalnusantara.com, Cianjur - Studi perdana Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor (PR GP Ansor) Desa Sabandar yang diselenggarakan pada Rabu, 23 Oktober 2024, menjadi momentum penting dalam memperkuat dan memperkokoh kaderisasi di tingkat akar rumput, khususnya di desa-desa.
Di bawah kepemimpinan Ketua PAC Ansor Karangtengah Khatibul Umam dan Sekretaris Ridwansah, serta jajaran pengurus lainnya yang memiliki dedikasi dan integritas tinggi terhadap penguatan kader, studi ini bertujuan untuk mengulangi materi Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD), yaitu materi tentang Ansoran.
Studi ini dilaksanakan di Sekretariat Ranting Desa Sabandar dan dihadiri oleh pengurus dari Sabandar, Maleber, serta Langensari, yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengukuhkan peran masing-masing ranting di wilayahnya.
Ketua Pimpinan Ranting Desa Sabandar Fauzi yang berperan sebagai pemateri dalam studi perdana ini. Ia menyampaikan materi mengenai sejarah kelahiran Gerakan Pemuda Ansor yang dimulai dari Syubbanul Wathan, PPNU, PNU, ANO, hingga akhirnya menjadi GP Ansor.
"Penjelasan ini memberikan pemahaman mendalam bagi setiap kader tentang perjalanan panjang organisasi GP Ansor, serta relevansinya dalam konteks kekinian. Dengan menyajikan sejarah ini, saya berharap setiap kader memiliki pemahaman yang utuh tentang identitas organisasi serta tanggung jawab yang harus diemban sebagai bagian dari organisasi," kata Fauzi.
Dalam arahannya, Sekretaris PAC, sahabat Ridwansah, memberikan beberapa poin penting yang disepakati oleh seluruh kader. Salah satu poin utamanya adalah pentingnya mempertahankan ghiroh atau semangat dalam menjalankan roda kaderisasi dan organisasi.
Dirinya menekankan bahwa setiap kader, terutama yang berada di tingkat ranting, harus aktif dalam menggerakkan setiap lini di wilayahnya masing-masing. Dengan begitu, kehadiran Ansor di tengah masyarakat tidak hanya dirasakan sebagai simbol semata, tetapi juga sebagai motor penggerak yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Karangtengah Khatibul Umam juga menambahkan bahwa setiap ranting diharapkan dapat menjadi pelopor dalam menjalankan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.
Menurutnya dengan kekuatan kader di tingkat desa, GP Ansor dapat memainkan peran strategis dalam menjawab tantangan zaman serta memperkuat peran organisasi dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
"Saya berharap agar setiap kader senantiasa berinovasi dan bergerak aktif, sehingga eksistensi GP Ansor semakin dirasakan dan diakui oleh masyarakat luas. Melalui studi perdana ini, diharapkan seluruh kader dapat terus bersinergi dalam memperkuat pondasi organisasi dan membawa Ansor semakin dekat dengan masyarakat, terutama di tingkat desa," tukasnya.
Artikel Terkait
Kenyamanan Pengguna, LRT Jabodebek Gunakan Crowd Detection System Inovasi Canggih
Pilpres AS dan Islamophobia
Mutiara Pagi: Senyum di Balik Senyuman (Bagian 1649)
Pemprov Jabar Gandeng Perguruan Tinggi Tangani Masalah Sampah
Pasca Mubes Nasional, Himat Komitmen Membangun Peradaban Positif Mahasiswa Cianjur
Silaturahmi Wilayah BEM PTNU Jabar: Membentuk Satu Visi dan Misi dalam Mengejawantahkan Jabar Juara
Mutiara Pagi: Paradoks (Bagian 1650)
Demi Perdamaian, Israel dan Hamas Perlu Diaudit?
Bukit Asam Sinergi dengan KAI dan Semen Baturaja Guna Meningkatkan Kapasitas Bongkar Batu Bara Area Kertapati
Balaghah dan Hubungannya dengan Ilmu Stilistika