Journalnusantara.com, Bandung Barat - SMAN 1 Padalarang mengumrahkan dua siswa dan satu guru melalui program beasiswa umrah.
Mereka adalah Isti Diany Rahayu, Lutfi Dhiya Ulhaq Ramadhan serta Ahmad Hilman (guru/tenaga kependidikan).
Rencananya, mereka akan berangkat ke tanah suci pada 24 September hingga 4 Oktober 2024.
Keberhasilan program tersebut ditopang oleh konsistennya pembiasaan Infaq Masagi yang dilakukan sekolah.
Kepala SMAN 1 Padalarang, Lina menjelaskan, keberhasilan program beasiswa umrah tak lepas dari kuatnya semangat gotong-royong keluarga besar sekolah dalam berinfak dengan sukarela.
"Kita teruskan pembiasaan yang baik ini. Siswa berinfak 500 rupiah per hari dan guru seribu rupiah. Alhamdulillah, hasilnya bisa mengumrahkan 3 orang yang sudah mengikuti seleksi melalui Munaqosah Tahfidz Qur/an," katanya.
Dengan Infaq Masagi, lanjutnya, sekolah ingin melatih karakter siswa untuk terbiasa berempati, berbagi, dan saling membantu meski dengan kemampuan yang berbeda-beda.
"Walaupun kecil, itu tetap perbuatan baik yang bisa memberi kebaikan untuk bersama," imbuhnya.
Artikel Terkait
Sakit dan Pendidikan Karakter dalam Konteks Islam
RK-Suswono Berangkat ke KPU DKI untuk Pengundian Nomor Urut Gunakan Motor
Pasangan Pramono-Rano Bergerak Cepat Lakukan Penetrasi ke Basis RK
KRI Bima Suci Sandar di Rusia, Taruna AAL Lakukan Muhibah Diplomasi
Puasa Ayyamul Biidh
Yuk Donor Darah di RS Edelweiss Bentang Salapan Cianjur
Activisme dan Komunitas Muslim di US
Yuk Ikut Kontes Domba Kambing Wijayakusuma Cup
Jelang Laga Kontra MU, Mees Hilgers Akui Tak Gentar
Mutiara Pagi: Yang Maha Pencipta (Bagian 1623)