pariwisata

Industri Pariwisata Indonesia Siap Bangkit Kembali

Jumat, 3 Februari 2023 | 06:03 WIB
Kemenparekraf-Stakeholder Pariwisata Bali Sambut Kedatangan Kembali Wisman Tiongkok Pascapembatasan Perjalanan (Pexels/Aditya Agarwal)

Baca Juga: Saksikan! Jadwal Lengkap Proliga 2023

Sandiaga pun optimistis kedatangan kembali wisatawan Tiongkok bisa mendukung target kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2023 sebesar 3,5 juta-7,4 juta kunjungan.

"Kami menggelar karpet merah bagi mereka karena ekonomi kita terus menggeliat. Kita harapkan kedatangan wisman Tiongkok semakin mempercepat pemulihan sektor ini dan semakin banyak lapangan kerja dibuka," ujar Sandiaga.

Menurutnya, Tiongkok merupakan salah satu negara pasar terbesar untuk pariwisata di Indonesia. Tahun ini, pihaknya menargetkan kunjungan wisatawan Tiongkok sebanyak 255.300 orang.

"Kami juga tetap terapkan protokol kesehatan yang sudah diberikan oleh Satgas Covid-19 dan Kemenkes dalam kedatangan wisman Tiongkok. Per hari ini tidak diperlukan tambahan pengecekan bagi wisatawan dari Tiongkok, semua mengikuti standar yang sudah ada," ujarnya.

Komentar itu disampaikan Sandiaga, menyusul kedatangan wisman asal Tiongkok pertama pascabadai Covid-19 sebanyak 210 orang. Mereka mendarat di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali pada Minggu siang (21/1/2023).

"Mereka yang terbang dari Bandara Internasional Bao'an Shenzhen, Guangdong itu disambut dengan pengalungan bunga, tarian tradisional Bali, serta kesenian Barongsai oleh Kemenparekraf," ucapnya.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Ni Made Ayu Marthini, yang turut menyambut para wisatawan Tiongkok, mengatakan bahwa Bali dipilih menjadi destinasi pertama dalam menyambut wisman Tiongkok karena berdasarkan data Online Travel Agent (OTA), terjadi peningkatan volume pencarian destinasi wisata di luar negeri sebesar 430 persen. Dari data itu, Indonesia masuk dalam top 5 pencarian dan volume pencarian Bali meningkat 250 persen.

Baca Juga: Kemenag RI Ajak Khatib Jumat Sampaikan Pesan Persaudaraan

Terkait aksesibilitas, pemerintah juga berencana untuk menambah jumlah penerbangan dan ketersediaan kursi penumpang. Sandiaga mengeklaim, setiap hari dirinya melakukan komunikasi dengan maskapai besar, baik itu maskapai dalam negeri maupun luar negeri untuk merealisasikan rencana tersebut.

Khusus soal upaya dan strategi pemerintah untuk mendongkrak 1,4 miliar pergerakan wisnus, Kemenparekraf juga telah menyiapkan sejumlah strategi, salah satunya adalah dengan memperbanyak jumlah acara.

“Saya melihat bahwa pergerakan wisatawan nusantara yang 1,4 miliar ini akan banyak dipicu oleh kegiatan sport, music, and creative event,” ujarnya.

Pemerintah juga akan melakukan revitalisasi terhadap sejumlah destinasi dan mempersiapkan infrastruktur yang baik untuk menyambut wisman dan wisnus.

Kemudian dari segi sumber daya manusia, Kemenparekraf akan terus melakukan pelatihan dan pendampingan. Sandiaga Uno juga memastikan, destinasi wisata Indonesia sudah siap untuk menyambut kedatangan para wisatawan.

Meski PPKM telah dicabut, Sandiaga menegaskan, tempat-tempat wisata yang ada akan tetap menerapkan standar protokol kesehatan yang berlaku selama pandemi Covid-19 secara ketat.

Halaman:

Tags

Terkini

Kerjasama Media Online dengan Hotel

Senin, 6 April 2026 | 06:38 WIB