JournalNusantara.com - Maraknya Bank Emok yang menawarkan simpan pinjam berbunga tinggi masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah Kabupaten Cianjur.
Gencarnya marketing Bank Emok yang menawarkan pinjaman praktis bermodal KTP secara door to door menjadikan masyarakat yang berprofesi pedagang menjadi rasa ketergantungan kepada mereka saat butuh dana cepat.
"Pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi salah satu strategi dalam mengurangi efek Koperasi Simpan Pinjam (Kosipa) atau Bank Emok. Peran serta pemerintah daerah, Baznas, MUI, Bumdes dalam menekan ketergantungan masyarakat terhadap Bank Emok." Tutur Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) PAC Cianjur Mansyur Sulaeman kepada JournalNusantara.com di Kantor DPC PPP Jl. Raya Bandung Cianjur, Selasa (6/6).
Baca Juga: DPC Partai Hanura Cianjur Siap Sukseskan Pemilu 2024
"Baznas Cianjur pernah mengeluarkan program Cianjur Makmur yaitu bantuan usaha untuk pedagang kecil sebesar 500 Rb. Program ini bertujuan agar para pedagang mendapat modal kerja tanpa meminjam ke Kosipa." Ujar Mansyur.
Baca Juga: Keren, Pemerintah Akan Bangun Jalan Tol Bandung - Soreang - Ciwidey Menuju Cidaun Cianjur Selatan
"Program pemberdayaan juga perlu dipertajam. Selain dari Baznas, Dana Coorporate System Responsibility (CSR), Usaha Masyarakat Kecil Menengah (UMKM), Usaha kemitraan Bumdes juga bisa menjadi solusi peningkatan usaha para pedagang tersebut. Semakin banyak pedagang kecil yang terserap maka semakin kecil yang meminjam ke Bank Emok". Tambah Mansyur yang saat ini menjadi Bacaleg DPRD Cianjur Dapil 1 (Cianjur, Karangtengah, Cilaku).***