Baca Juga: Catatan Awal Tahun 2023: Membangun Harapan Indonesia
Tentu banyak lagi pokok-pokok Urgensi Keluarga dalam Islam yang akan dibahas lebih detail pada masanya. Yang ingin saya sampaikan kali ini adalah bahwa krisis dunia modern itu tidak terlepas juga dari krisis keluarga dalam kehidupan manusia. Dan ketika Keluarga mengalami krisis, di situlah pula manusia menghadapi ancaman yang sangat mendasar.
Peranan suami sebagai “qawwaam” (penopang) dan wanita sebagai “unsun” (menghasilkan kata “nisa”) saling melengkapi dalam membangun kelurga sekaligus masyarakat yang solid. Dari pasangan suami-isteri yang baik dan bertanggung jawab itu akan terlahir generasi yang akan memastikan masa depan dunia yang lebih baik.
Ibrahim AS dikategorikan sebagai “ummatan qanita” (Umat yang lurus) salah satunya karena telah berhasil membangun keluarga yang solid. Ketauladanan Ibrahim AS dalam membangun keluarga disampaikan di berbagai tempat dalam Al-Quran. Bahkan doa-doa untuk anak dan keluarga juga pada galibnya berkaitan dengan Ibrahim AS.
Baca Juga: Mengejutkan, Noah Schnapp Akui Dirinya Sebagai Gay
Semoga kita mampu menauladani Ibrahim dalam membentuk Keluarga yang “imaman lil-muttaqiin” (penghulu dalam ketakwaan). Sekaligus sebagai pembuktian bahwa Islam memang hadir sebagai solusi bagi permasalahan mendasar dunia modern ini.
Manhattan City, 4 Desember 2023
Presiden Nusantara Foundaiton